Halaman

Senin, 10 Maret 2014

Pemerhati Cagar Budaya Tuding Pemkot Lemah Pilih Kontraktor









surya online, surabaya - kembali dilelangnya pembangunan gedung balai pemuda surabaya menunjukkan pemkot lemah dalam memilih kontraktor.
seharusnya, pemkot memilih kontraktor yang memiliki tenaga ahli konservasi bangunan cagar budaya.
pemerhati bangunan cagar budaya, a tony mengatakan, sepengetahuanya sejak dimulai pembangunan gedung balai pemuda telah ditangani tiga kontraktor.
dimana kontraktor-kontraktor tersebut umumnya hanya ahli dalam pengerjaan bangunan bukan ahli dalam mengerjakan bangunan konservasi cagar budaya.
"itu yang kita lihat, seharusnya pemkot tidak sekedar memilih kontraktor dalam pengerjaan balai pemuda," kata a tony, minggu (9/3/2014).
sebenarnya, menurut tony, dalam pengerjaan bangunan gedung balai pemuda tidak harus ditarget waktu.
pengerjaan bisa dilakukan secara pelan-pelan untuk bisa mendekati kesempurnaan.
ini tidak lain dikarenakan sebuah bangunan cagar budaya harus dibangun untuk memenuhi unsur-unsur konservasi didalamnya.
artinya, pengerjaan bangunan tidak boleh asal-asalan.
di samping itu, menurut tony, jika pemkot kesulitan dalam mewujudkan bangunan balai pemuda sebagai bangunan cagar budaya sebaiknya menggunakan sistem swakelola dalam pembangunannya.
yakni dengan melakukan kerjasama pembangunan dengan bp3 trowulan.
dengan demikian gedung balai pemuda bisa dikerjakan tidak sembarangan dan tidak tergesa-gesa serta bisa tepat sasaran.
"tapi karena sudah terlanjur ya pemkot harus lebih jeli dan hati-hati dalam menentukan kontraktor berikutnya untuk menyelesaikan gedung balai pemuda," tandas tony.
dan yang harus diperhatikan, tambah tony, kontraktor pelaksana proyek yang akan dimenangkan dalam lelang setidaknya yang memiliki tenaga ahli konservasi bangunan cagar budaya.
dengan demikian kontraktor bersangkutan tidak lagi harus mengalami black list dalam pengerjaan bangunan gedung balai pemuda surabaya.
"kita tidak ingin lagi mendengar pembangunan gedung balai pemuda gagal diselesaikan hanya karena kontraktor tidak ahli dalam bidangnya," tutur a tony.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.