| Nelayan Muncar Kembali Melaut |
surya online, banyuwangi-nelayan di muncar kabupaten banyuwangi kembali melaut setelah sebelumnya tidak bisa mencari ikan karena cuaca buruk dan gelombang tinggi.
cuaca buruk dan gelombang tinggi terjadi pada januari hingga pertengahan februari lalu.
hasil tangkapan ikan juga membaik dengan melimpahnya ikan tangkapan khususnya lemuru dan ikan ekor merah.
harga kedua jenis ikan ini juga masih tinggi karena belum memasuki musim puncak.
ikan lemuru dijual rp5000 per kilogram ditingkat nelayan, sedangkan ikan ekor merah per ekornya dihargai rp2500.
"sekali melaut bisa dapat dua hingga tiga kwintal ekor merah.
tapi kalau lemuru baru dapat tiga kwintal kalau pas musim bisa satu ton," kata abdullah, nelayan muncar, selasa (11/3/2014).
abdullah mengatakan, dengan ongkos solar sekali berlayar rp300.
000, harga lemuru yang tinggi yakni rp 5000 cukup membuatnya senang.
setidaknya dia bisa mengantongi untung rp 500.
000 tiap kali menurunkan hasil tangkapan.
"dulu pas cuaca buruk beberapa nelayan memang berlayar ke selat bali, tapi hasilnya sedikit.
tapi sekrang cuaca bagus, berlayar sampai wilayah kalimantan dan sulawesi.
kembalinya para nelayan melaut juga membuat buruh angkut, maupun pengemudi becak motor pengangkut ikan turut tersenyum.
mereka kini punya penghasilan tambahan, dengan menjadi kuli angkut atau mengantar ikan ke pabrik penyimpanan ikan.
tidak hanya ikan lemuru dan ekor merah yang melimpah, ikan kapelin atau ikan renget dalam istilah lokal nelayan muncar juga melimpah.
ikan ini khusus diolah untuk diambil minyaknya.
"harga minyak ikan dari ikan renget ini perkilonya seratus dua puluh lima ribu rupiah, dan saat ini lumayan banyak di wilayah selat bali," kata mispan.
nelayan muncar juga mulai bersiap menyambut musim ubur-ubur yang biasanya terjadi pada akhir maret dan april.
hewan laut berwarna putih susu ini juga menjadi komiditi yang layak jual.
"satu basket (keranjang) besar laku tujuh puluh lima ribu rupiah.
saya sendiri tidak tahu untuk apa itu ubur-ubur yang penting laku dijual ya saya tangkap," kata erwanto.
googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.