Halaman

Sabtu, 08 Maret 2014

Mahasiswa Rontok Dijegal Kalianak









surya online, surabaya - pcf mahasiswa tersingkir dari turnamen pramusim copa futsal jatim 2014 setelah kalah 1-4 dari kalianak fc, di gool futsal surabaya, sabtu (8/3/2014) sore.
duel tim sesama anggota divisi i lfa jatim v ini sempat terhenti di pertengahan babak pertama karena mahasiswa yang memakai jersey warna abu-abu keberatan karena kalianak memakai jersey warna putih.
warna jersey yang nyaris identik ini membuat pemain mahasiswa, reka cahya, salah umpan ke pemain kalianak.
akibatnya, gawang mahasiswa kebobolan di menit ke-11 oleh pemain kalianak, edwin.
paska gol ini, kalianak selaku tim away, harus berganti jersey warna merah.
unggul 0-1, membuat kalianak makin gencar menusuk pertahanan mahasiswa.
menit ke-13, giliran ary shandy yang mengoyak jala mahasiswa.
skor 0-2 untuk kalianak bertahan hingga babak pertama bubar.
di babak kedua, kalianak makin garang melakukan serangan.
di menit ke-27, alief seftianto mencetak gol dan membuat timnya unggul 0-3.
di menit ke-35, bermula dari kesalahan power play dari mahasiswa, pemain kalianak, yono, sukses menjebol gawang mahasiswa.
skor berubah menjadi 0-4.
mahasiswa berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 1-4 melalui gol luqman di menit ke-38.
di penghujung babak kedua, pemain kalianak, sigit triono, diganjar kartu merah oleh wasit, rodhi wahono, setelah sengaja memukul pemain mahasiswa.
peluit panjang wasit di akhir babak kedua, memastikan kalianak maju ke babak selanjutnya.
sedangkan mahasiswa rontok akibat jegalan tim berjuluk bengal conk ini.
"kalianak bermain lebih bagus.
dari kekalahan ini, kami dapat banyak pelajaran.
salah satunya adalah membenahi mental para pemain," tegas nanang abie, manajer mahasiswa, usai pertandingan.
dijelaskan nanang, jelang kompetisi divisi i lfa jatim v ini, mahasiswa memang menambahkan beberapa amunisi baru.
nah, pemain-pemain baru inilah yang perlu ditempa lagi mentalnya.
"ada beberapa pemain yang belum berani fight di lapangan.
tim ini harus adaptasi lagi karena mencampurkan pemain lama (peninggalan musim lalu) dan pemain baru," papar nanang.
manajer kalianak, gieyantona, sangat mengapresiasi penampilan anak asuhnya.
menurut pria yang akrab disapa mr gie ini, pemain-pemain kalianak mampu menjalankan instruksi pelatih secara sempurna.
"instruksi dari coach pep hendrawan berhasil dijalankan secara sempurna.
selain itu, semangat anak-anak juga melejit di laga ini.
mereka seperti 'terbakar' di lapangan," ucap mr gie.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.