Halaman

Jumat, 14 Maret 2014

Bersihkan Sampah dan Pengerukan Tujuh Dam Dangkal Butuh Rp 2 M




Bersihkan Sampah dan Pengerukan Tujuh Dam Dangkal Butuh Rp 2 M
Bersihkan Sampah dan Pengerukan Tujuh Dam Dangkal Butuh Rp 2 M






surya online, madiun-untuk membersihkan jaringan irigasi di sebanyak 7 dam yang ada di wilayah kabupaten madiun, dinas pekerjaan umum (pu) pengairan pemkab madiun membutuhkan anggaran sebesar rp 2 miliar.
anggaran itu, selain untuk membersihkan sampah di 7 dam dan sedimentasi, juga untuk pemeliharaan dan perawatan jaringan irigasi lainnya yang mencapai sekitar 300 saluran yang berfungsi mengairi lahan seluas sekitar 28.
000 hektare.
"memang hari ini, kami baru membersihkan dam sidorejo, kecamatan saradan dari sampah yang menumpuk secara manual dengan peralatan seadanya agar tidak terjadi banjir selama musim hujan dengan curah cukup tinggi," terang kepala dinas pu pengairan pemkab madiun, rh hekso setyo raharjo kepada surya, saat meninjau pembersihan sampah secara manual di dam sidorejo, saradan, jumat (14/3/2014).
lebih jauh, hekso mengungkapkan jika pembersihan secara manual menggunakan sabit, cangkul dan besi pengerek belum berjalan maksimal.
alasannya, masih ada sedimentasi di kanan dan kiri dam yang cukup tebal tanah endapannya.
oleh karenannya, untuk membersihkan sedimentasi itu membutuhkan alat berat untuk pengerukan.
"jadi kalau pengerukannya akan kami laksanakan paska pengajuan anggaran pemeliharaan dan perawatan rp 2 miliar disetujui dalam perubahan anggaran keuangan (pak) sekitar juli sampai september 2014 mendatang.
hari ini baru secara manual untuk antisipasi banjir luapan air hujan kiriman dari lereng gunung wilis," imbuhnya.
selain itu, hekso mengungkapkan untuk melaksanakan pengerukan dan pembersihan sebanyak 7 dam yang ada di wilayah kabupaten madiun membutuhkan alat berat.
sedangkan dinas pu pemkab madiun tak memiliki alat berat untuk pengerukan.
oleh karenanya, rencananya pengerukan akan menggunakan alat berat sewa ke pihak ketiga.
"karena sedimentasi dan tumpukan tanah sudah cukup tinggi maka akan disewakan alat berat.
dari 7 titik dam baru dua lokasi yang kami tinjau dan bersihkan yakni dam sidorejo, saradan dan dam muneng, kecamatan pilangkenceng.
sedimentasinya sama-sama tinggi," paparnya.
sedangkan pelaksanaan pembersihan itu, akan dilaksanakan bertahap dengan satu per satu dam dibersihkan mulai dari sampah sampai ke tanah endapannya.
"pokoknya kami akan bersihkan secara bertahap.
karena jika tak dibersihkan bisa memicu luapan air naik dan memicu banjir.
di saat musim kemarau dam tak bisa menyimpan air untuk irigasi secara maksimal," urainya.
sementara anggaran pemeliharaan dan perawatan rp 2 miliar itu, bukan hanya untuk membersihkan dam saja, akan tetapi juga perbaikan saluran irigasi yang ada wilayah kabupaten madiun agar semua bisa difungsikan secara maksimal.
"mudah-mudahan pengajuan anggaran pemeliharaan dan perawatan disetujui.
sehingga semua sungai, dam, dan jaringan irigasi bersih dan berjalan lancar untuk pengairan lahan pertanian serta pencegahan banjir," pungkasnya.





baca juga



antisipasi banjir, sampah di dam sidorejo madiun dibersihkan





penulis: sudarmawan

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.