Halaman

Senin, 17 Februari 2014

Telat Implementasikan Posdaya









surya online, malang - pemerintah kota malang menggandeng 16 perguruan tinggi di kota malang untuk mendampingi program pos pemberdayaan keluarga (posdaya) sebagai bagian percepatan pengentasan kemiskinan di kota malang.
dalam pertemuan yang berlangsung di balai kota malang, senin (17/2/2014) terungkap, kota malang terlambat mengimplementasikan posdaya sebab selama ini perguruan tinggi di kota malang justru banyak diminta sebagai pendamping oleh pemerintahan di kota lain.
“selama ini kami lebih banyak menjadi pendamping di luar kota karena seolah kami tidak punya akses ke kota malang sendiri.
padahal perguruan tinggi kami bertempat di kota malang,” ujar ketua asosiasi perguruan tinggi swasta indonesia (aptisi) wilayah malang, mulyono edi.
mulyono yang juga seorang dokter ini mengatakan, dirinya selama ini lebih banyak berperan di kabupaten.
sebagai implenmentasi posdaya, dirinya membuat klinik primer di setiap desa.
dengan klinik primer ini, masyarakat miskin tidak akan dipusingkan dengan kebutuhan kesehatan.
“klinik primer ini sekarang bekerja sama dengan bpjs (badan penyelenggara jaminan sosial).
klinik ini juga bekerja sama dengan stikes (sekolah tinggi ilmu kesehatan) yang ada di malang,” tambah mulyono.
pembantu rektor iii universitas islam negeri (ui) maliki, agus maimun juga berpendapat kota malang jauh tertinggal dalam implementasi posdaya.
sebab uin sudah mendampingi program ini sejak tujuh tahun lalu.
sekurangnya ada 12 titik posdaya di empat kecamatan di kabupaten malang yang didampingi uin.
dari pengalaman panjang ini, posdaya terbukti bisa mengangkat taraf ekonomi warga.
khususnya untuk masyarakat kalangan menengah dan bawah.
dengan kerja sama perguruan tinggi dan pemkot malang ini, posdaya akan lebih efektif dijalankan.
“dananya bisa tak terbatas, karena ada dari pemerintah pusat, pemkot malang dan juga dari kampus.
semoga ada percepatan,” harapnya.



terkait    #telat, implementasikan, posdaya

baca juga



pajak telat dua tahun, alphard dapat diskon rp 3,6 juta


bulog anggap ada keterlambatan pembayaran


raskin telat dipersoalkan warga


anggota telat rapat paripurna ditunda


apartemen bale hinggil terjual 40 persen





penulis: sylvianita widyawati

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.