Halaman

Minggu, 16 Februari 2014

Tak Ada Perhatian dari BPBD, Warga Malang Mengungsi ke Blitar




Tak Ada Perhatian dari BPBD, Warga Malang Mengungsi ke Blitar
Tak Ada Perhatian dari BPBD, Warga Malang Mengungsi ke Blitar






surya online, blitar - eksodusnya ratusan warga desa magersari, kecamatan ngantang, kab malang ke kabupaten blitar itu karena keinginan warga sendiri.
selain ingin menyelamatkan diri karena takut bahaya susulan, selama ini tak ada perhatian dari pemkab malang, khususnya dari bpbd setempat yang menginformasikan soal perkembangan gunung kelud tersebut.
"warga kami mengungsi ke mana-mana, ada yang ke pujon, batu, bahkan ke blitar," kata damari, kades magersari, kecamatan ngantang, minggu (16/2/2014).
hasil pengecekannya sementara, papar dia, untuk warga dusun gombong, desa magersari, mereka mengungsi ke batu dan pujon.
sedang, warga dusun claket, mereka kebanyakan mengungsi ke kec wlingi, kab blitar.
"mereka meninggalkan desanya dan mengungsi sejak terjadi letusan gunung kelud, pada kamis malam kemarin.
akibatnya, desa kami sekarang ya sepi," papar damari yang mengaku dirinya sedang mengecek warga yang mengungsi ke kecamatan wlingi.
mengapa warganya mengungsi dan kini masih enggan pulang? menurutnya, itu karena mereka takut bencana susulan.
sebab, selama ini dirinya dan warga desanya minim akan perhatian dari pemkab malang terutama terkait pemberitahuan soal perkembangan gunung berapi tersebut.
selama kejadian meletusnya gunung kelud, damari mengaku tak pernah diberi informasi dari bpbd pemkab malang atau petugas lainnya melainkan mencari informasi sebisanya.
 "mulai sebelum meletus dan sampai meletus, kami tak tahu perkembangan apa-apa karena tak ada yang memberi tahu.
tak ada petugas atau perwakilan bpbd yang menginformasikan ke kami atau ke warga.
padahal, desa kami itu yang paling dekat jaraknya dari gunung kelud," ujarnya.
akibat tak ada informasi itu, warganya mencari selamat sendiri-sendiri.
sebab, mereka takut bencana susulan menerjangnya kembali.
kabar seperti itu mudah menyebar dari mulut ke mulut, tanpa diketahui sumbernya.

menurutnya, kemungkinan warganya tak hanya mengungsi ke kantor bpbd pemkab blitar, di kec wlingi, namun juga tersebar di kecamatan garum dan gandusari.
"praktis, 50 persen, warga kami itu meninggalkan rumahnya," ujarnya.
hafi lutfi, kepala bpbd kabupaten malang tak menampik soal keberadaan warga kab malang yang mengungsi ke blitar.
karena itu, dirinya akan berkoordinasi dengan bpbd pemkab blitar.
"kalau soal bencana dan penanganannya itu tak ada batas.
kami tahu hal itu sehingga kami akan berkoordinasi dengan blitar, agar memberikan perhatian pada pengungsi asal malang tersebut.
" paparnya, minggu (16/2/2014).
menurutnya, kejadian letusan gunung kelud itu sangat cepat dan mendadak sehingga pihaknya tak bisa mengantisipasi secepat itu.
apalagi, korban terbanyak justru berasal dari warga kab malang, yang ada di utara gunung berapi itu, seperti kecamatan ngantang.




berita terkait: kelud meletus



bulog salurkan beras bantu pengungsi gunung kelud


bandara husein sastranegara kembali beroperasi


warga tiga dusun didroping air bersih


350 warga ngantang mengungsi ke blitar


petugas gabungan bersihkan fasilitas umum dari abu gunung kelud





penulis: imam taufiq

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.