| Rupiah Memburuk, Traktor Cina Mulai Dilirik |
surya online, surabaya – pembeli produk otomotif pada umumnya masih cenderung membeli merk jepang atau eropa, ketimbang cina.
paradigma ini ternyata juga berlaku di pasar alat berat.
namun, seiring terus memburuknya nilai rupiah terhadap dolar, harga alat berat yang kian melangit, pelan-pelan merubah paradigma itu.
pembeli, pada akhirnya, semakin tergoda untuk melirik merek cina yang harga jualnya lebih ekonomis.
gaya makmur (gm) tractors, sebagai salah satu distributor alat berat made in china terbesar di indonesia, mendapat berkah dari hal tersebut.
direktur gm surabaya, julius sikka, menyebut, melemahnya rupiah membuat alat berat cina mulai dilirik para kontraktor infrastruktur.
“jujur saja, kalau di alat berat, produk cina masih diremehkan orang.
kita pasarkan pertama pada 2005, ada resistensi di pasar.
tapi seiring pengaruh dolar, orang juga mulai pertimbangkan harga, jadi produk cina mau tidak mau mulai dilirik,”sebut julius, sabtu (15/2/2014).
harga alat berat buatan cina, hanya 40 persen dari buatan jepang.
inilah yang jadi alat tawar buat pembeli.
julius mengatakan, untuk lebih membuat pasar tertarik terhadap produk cina, gm fokus pada pelayanan purna jual.
misalnya, memberikan garansi lebih lama untuk produk cina daripada jerman.
layanan punajual setelah masa garansi lewat pun diberikan, disamping jaminan ketersediaan suku cadang impor, yang mencapai 90 persen.
terkait    #rupiah memburuk, traktor cina
penulis: aji bramastra
editor: heru pramono
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.