surya online, gresik - lambannya proses penyidikan kasus pengeroyokan yang menimpa delapan pemuda desa karangrejo kecamatan manyar, dikeluhkan keluarga korban.
apalagi tersangka tidak segera ditahan polisi, meski kasusnya sudah terjadi sebulan lalu.
mereka mengancam akan melaporkan kasus ini ke propam polda jatim, bila memang jajaran kepolisian setempat tidak menuntaskan kasus tersebut.
pengeroyokan itu terjadi saat malam tahun baru di depan spbu jl raya desa sembayat, desa sembayat, kecamatan manyar.
saat itu, muhamad basofi usman (19), warga desa karangrejo beserta teman-temannya akan mengisi bensin dengan mengendarai motor yang knalpot brong.
sejumlah pemuda desa gumeno merasa tersinggung, saat basofi dan teman-temannya bleyer-bleyer di depan mereka hingga akhirnya terjadi pengeroyokan.
akibatnya, delapan pemuda desa karangrejo mengalami luka.
muh basofi usman (19), mengalami luka tusuk di bagian punggung kiri hingga dirawat di rs semen gresik.
nurus sobah (17), terkena sabetan senjata tajam di punggung kanan dan memar di wajah.
sedangkan korban lainnya, miftahul ulum (20), solahudin al ayyubi, nurus sobah (17), miftahul ulum (20), virdaus (20), hanya mengalami memar dan luka ringan.
"jika proses di polisi sebagai penegak hukum tidak bisa diharapkan, warga desa karangrejo akan menyelesaikan secara adat," kata khoirul mujib (27), kakak basofi.
kapolsek manyar, akp darsuki mengatakan, sampai saat ini masih proses penyelidikan.
"proses penyelidikan tetap lanjut.
jika ada pemuda gumeno yang kabur, kita tetap mencarinya," kata darsuki.
kepala desa gumeno, arif nur ikhsan mengatakan proses pemeriksaan pemuda gumeno terus dilakukan polsek manyar.
"sudah diperiksa, masih proses lanjutan, nanti tetap di persidangan.
pemuda yang ke luar kota bukan melarikan diri, tapi memang kerjanya di luar kota," kata arif melalui pesawat teleponnya.
terkait    #propam, pengeroyokan, gresik
baca juga
masih terjadi dugaan pungli di sdn dan smpn gresik
razia gabungan satpol pp gresik amankan 26 pramusaji
main keroyok, wak haji masuk sel
razia warung kopi di gresik, 40 orang diamankan
persegres tidak memaksa pemain untuk bermain
penulis: sugiyono
editor: adi agus santoso
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.