surya online, bangkalan - upaya warga bangkalan memiliki ruang terbuka hijau (rth) atau paru-paru kota nampaknya belum bisa terealisasi dalam waktu dekat.
itu karena pemkab setempat kesulitan anggaran.
diperkirakan, pembangunan paru-paru kota bisa rampung dalam waktu enam tahun ke depan untuk memenuhi 20persen dari luas seluruh wilayah bangkalan yang akan dijadikan paru-paru kota.
"saat ini masih terpenuhi 12 persen saja," ungkap kepala bidang pertamanan badan lingkungan hidup (blh) bangkalan panca setiadi, minggu (23/2/2014)ia menjelaskan, dalam satu tahun anggaran pemkab hanya mampu menambah satu persen paru-paru kota, paling tidak membutuhkan waktu selama enam tahun.
langkah awal, penanaman 1500 pohon angsana atau sono telah dilakukan di sepanjang jalan soekarno-hatta hingga jalan pemuda kaffa.
jarak satu pohon ke pohon lainnya sepanjang lima hingga delapan meter.
"penanaman pohon itu tengah berlansung," jelasnya.
selain terkendala anggaran, lanjutnya, terbatasnya stok pohon angsana juga menjadi penghambat pemkab bangkalan.
"target kami tahun ini 1500 pohon sudah tertanam," pungkasnya.
baca juga
86 desa di bangkalan endemik demam berdarah
penulis: ahmad faisol
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.