| Menenggak Racun Serangga, Dimyati Gagal Bunuh Diri, Kini Dirawat di RS |
surya online, lamongan – ahmad dimyati (43) seorang petani warga dusun sekar putih desa rancang kencono kecamatan lamongan nekat hendak bunuh diri dengan meminum racun serangga.
nyawanya berhasil diselamatkan saat korban terkapar di ruang tamu dengan kondisi mulut mengeluarkan busa, minggu (09/02/2014).
pihak keluarga sampai kni tidak tahu dari mana korban mendapatkan obat pembasmi belalang yang ditenggaknya.
bahkan sampai berita ini dikirim, korban belum bisa diajak komunikasi baik oleh tenaga medis yang menanganinya maupun pihak keluarga.
kepala desa rancang kencono, sutaji yang juga seorang tenaga kesehatan saat dikonfirmasi surya menyatakan, korban saat dibawa ke rumahnya untuk berobat karena menenggak racun pembunuh belalang dalam keadaan cukup parah.
karena kondisi umumnya (ku) sangat jelek, sutaji terpaksa merujuk korban ke rsud dr soegiri lamongan.
“waktu dibawa ke rumah muntah – muntah tidak karuan, tidak sadar dan mulutnya terus mengeluarkan busa.
makanya harus saya rujuk,”ungkap sutadi.
diungkapkan, keluarganya tidak ada yang tahu bagaimana asal usulnya korban mendapatkan obat pembunuh belalang itu.
yang mereka ketahui, korban sudah tergeletak dengan kondisi mengenaskan.
tapi untungnya, pihak keluarga tanggap dan langsung dibawa ke rumah untuk pertolongan pertama.
saat mendapat penanganan di ird rsud dr soegiri, korban juga belum sadar.
ahmad dimyati harus diobservasi di ruang ird dengan tetap dipasang selang infus untuk mengeluarkan racun yang sudah diminumnya dan selang oksigen yang dipasang di hidung .
“tadi mungkin salah minum.
maunya minum air putih tapi salah ambil,”elak nuril nikmah (23), keponakan korban yang menunggui korban di rumah sakit.
nikmah menolak jika pamannya disebut sengaja minum racun karena ingin mengakhiri hidupynya.
tapi itu hanya karena kekeliruan dimyati saat mengambil air minum.
pengakuan nuril hikmah ini akhirnya membuat polisi harus melakukan penyelidikan.
“kalau keterangan keponakannya seperti itu, berarti ada dugaan orang lain salah hingga menyebabkan korban meminumnya,”ungkap petugas saat di rumah sakit.
ketika masalah ini dikonfirmasikan surya kepada kepala desa sutaji untuk kali kedua mendapati keterangan, korban diinformasikan sudah lama menderita gangguan jiwa, sekitar 2 tahun.
kejadian ini dipicu karena obat yang mestinya diminum setiap hari sudah telat selama tiga hari.
”pokonya pihak keluarga juga tidak tahu dari mana asalnya korban mendapat racun seranggan itu,”kata sutaji.
terkait    #bunuh diri, minum racun
baca juga
diduga depresi, pria di bangkalan pilih bunuh diri
seksi dancer nyabu menangis dan hendak bunuh diri
kanker payudara dan rahim memicu ibu miskin bunuh diri
kedatangan relawan sempat diwarnai keributan dengan keluarga
massa berjenggot blokir jalan masuk kampung bomber poso
penulis: hanif manshuri
editor: heru pramono
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.