Halaman

Senin, 10 Februari 2014

Masyarakat Soroti Layanan Pendidikan









surya online, malang - pelayanan publik di bidang pendidikan paling banyak disorot masyarakat kota dan kabupaten malang, selama tiga tahun terakhir.
hal ini dikemukakan farhan maduqi hidayat, aktivis malang corruption watch ketika menggelar diskusi tentang pelayanan publik di lantai iii perpustakaan umum kota malang, minggu (9/2/2014) siang.
"dari total 2000 keluhan layanan publik, masalah yang terbanyak ada pada bidang pendidikan," kata farhan.
farhan mengungkapkan masalah pendidikan yang sering dikeluhkan adalah minimnya sarana yang layak, akses informasi pendidikan yang sulit didapat, kurang transparansinya pemerintah pada persoalan pendidikan, serta mahalnya biaya pendidikan tiap anak saat ini.
"keluhan seperti itu masuk sejak akhir tahun 2012 hingga saat ini," ungkap pemuda berusia 21 tahun ini.
mahasiswa universitas brawijaya semester akhir ini menambahkan, selain masalah pendidikan, persoalan lain yang juga cukup banyak dikeluhkan masyarakat adalah bidang kesehatan dan kependudukan.
dua persoalan ini disoroti karena masyarakat minim mendapat informasi.
menurutnya, persoalan ini terjadi karena pemerintah belum menerapkan standar pelayanan publik di kota malang.
karenanya mcw mendorong pemerintah untuk segera memperbaiki persoalan ini, bahkan mereka juga membuat petisi terkait persoalan ini yang ditanda-tangani oleh para pengunjung kegiatan itu.
"petisi ini akan kami kirimkan ke wali kota malang," ungkapnya.



terkait    #mcw, pendidikan, kota malang

baca juga



pendaftar sman favorit belum lampaui pagu


18 siswa afirmasi papua gabung sma dan smk di malang


ambil formulir bebas, kembalikan harus di sekolah rayon


pantau ppdb, mcw buka posko pengaduan di sekolah


menaggung beban berat demi menampilkan kreasi bunga





penulis: adrianus adhi

editor: adi agus santoso






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.