surya online, surabaya – para pendaftar seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (snmptn) wajib melihat laman (alamat situs) ptn yang dituju ketika memulai proses pendaftaran.
hal itu untuk melihat persyaratan khusus untuk masing-masing program studi (prodi) pilihan.
pasalnya, tidak semua syarat prodi ditampilkan di laman panitia snmptn.
wakil rektor 1 unair prof achmad syahrani memastikan di unair ada prodi-prodi yang mensyaratkan khusus pendaftarnya.
seperti prodi pendidikan kebidanan yang di laman snmptn tidak disebutkan syarat harus perempuan.
“jika pendaftar tidak melihat persyaratan ini, bisa-bisa laki-laki mendaftar prodi tersebut,”katanya.
persyaratan khusus juga berlaku untuk prodi pendidikan dokter, di antaranya ada gangguan fungsi anggota gerak dengan atau tanpa koreksi, memiliki penglihatan lemah (low vision) serta tidak ada gangguan fungsi anggota gerak.
syarat-syart khusus ini akan dicek atau diverifikasi saat daftar ulang.
jika ternyata, syarat khusus ini tidak dipenuhi, bisa jadi dia akan dicoret sebagai calon mahasiswa.
“untuk prodi-prodi tertentu seperti kedokteran, ketika dia low vision kami coba untuk menawarkan ke prodi lain di bawahnya, jika dia mau.
kalau tidak ya berarti dicoret,”katanya.
sementara untuk persyaratan umum untuk prodi ipa di antaranya tidak tuna netra, tidak tuna rungu, tidak tuna wicara, tidak tuna daksa serta tidak buta warna keseluruhan maupun sebagian.
sedangkan untuk prodi-prodi ips, semuanya hanya mensyaratkan tidak tuna netra, tidak tuna rungu dan tidak tuna wicara.
prodi ips ini masih membuka pendaftar yang mengalami kecacatan fisik (tuna daksa).
“saat ini ada mahasiswa kami yang tuna daksa, dan bisa mengikuti kuliah dengan baik,”terang syahrani.
terkait    #laki-laki tak boleh masuk kebidanan, prodi khusus
berita terkait: snmptn 2014
unesa tetap pertimbangkan pilihan kedua
unair hanya akan seleksi pilihan pertama jurusan favorit
siswa akselerasi - eks rsbi dibedakan
lulusan unas tahun lalu boleh ikut snmptn
petugas pengisi data pdss akan dapat uang lelah
penulis: musahadah
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.