surya online, malang - penguak kasus asusila yang dilakukan rohaniawan yafet agus (55) kepada anak-anak tetangganya adalah wiwik, guru les di desa pandanlandung, kecamatan wagir, kabupaten malang yang berada di sebelah kanan rumah yafet.
"yang saya kenal pak yafet sebenarnya orangnya ramah dan supel di lingkungan sini," cerita wiwik ditemui surya online di rumahnya, kamis (13/2/2014).
apalagi salah satu korbannya adalah bunga (6), keponakannya sendiri sehingga wiwik jadi ikut geregetan.
awal ketahuannya juga didapat dari cerita tiga korban tindakan asusila yafet, yaitu flora, bunga dan mawar.
"minggu lalu anak-anak itu, yaitu mawar dan kakaknya bermain di rumah," tutur wanita berhijab ini.
sejatinya yang ikut les di rumahnya adalah mawar, sedang flora dan bunga kerap ikut main juga di rumahnya.
ketika mawar dan kakaknya datang ke rumahnya, ia sedang menjahit.
anak-anak itu mengaku baru dari yafet.
yang mengagetkan, cerita dari anak-anak itu, bahwa mereka diputarkan film porno oleh yafet.
"aku mari disetelno film mudho-mudho, mbak wik (saya baru diputarkan film porno, mbak wik)," pengakuan korban kepadanya.
wiwik kaget tapi karena korban keburu dijemput keluarganya, ia baru menanyakan detil saat ada les sore.
saat itu, bunga juga datang bermain dan ikut ditanyainya.
sebab cerita mawar, saat bunga mandi di rumah yafet, kemaluannya dimasuki selang.
"saya gak tahu, apa diajari atau gimana ya?, kata mawar, pak yafet kemudian motret-motret dengan hp-nya di depan kamar mandi sambil ketawa-tawa melihat bunga seperti itu," paparnya.
korban juga ada yang dimasuki jarinya sama yafet.
cerita itu kemudian disampaikan ke orangtua korban dan kemudian membawanya ke mantri dan menemukan ada iritasi di kemaluan korban.
karena itu kemudian orangtua dua korban melaporkan ke uppa polres malang pada sabtu pekan lalu.
"saya siap dipanggil sebagai saksi kalau diperlukan.
apalagi ada keponakan saya," tegas wiwik.
menurut wiwik, selama bertetangga dengan yafet, memang tidak ada keanehan sampai kemudian ada kasus itu.
yafet agus ketika bertemu surya online di polres malang juga mengelak telah memberikan selang ke kemaluan korban.
"tidak benar.
saya juga tidak memotretnya," bantahnya.
kata yafet, pencabulan anak-anak tetangganya itu saat anak-anak mandi ke rumahnya, ia sedang cuci piring.
ia mendapati korban bunga yang mandi mendekatkan selang air ke kemaluan korban.
ia menegurnya karena bisa merusak alat vitalnya.
"kalau soal jari yang dimasukkan ke kemaluan, itu bukan jari saya tapi jari bunga sendiri.
penuturan bunga, ia pernah melihat dari hp keluarganya," elaknya.
menurutnya, anak-anak tetangganya memang kerap main ke rumahnya.
ia kadang menyuruh mandi ketika ada baunya yang kurang enak.
anak-anak menuruti mandi.
"saya kalau lagi enggan kedatangan anak-anak, kadang pintu pagar rumah saya kunci," jelas yafet.
di lingkungan rumahnya, pria kelahiran surabaya itu juga ringan tangan dan kerap memberi anak-anak uang.
yafet adalah rohaniawan dengan wilayah kerja di malang selatan dan timur pada sebuah yayasan dan menyatakan keberatan dengan laporan keluarga flora.
"flora itu nggak pernah main lagi ke rumah saya.
mungkin delapan bulan lalu.
yang kerap main malah bunga dan mawar," jawab yafet.
tapi pengakuan flora ke keluarganya, tindakan asusila itu terjadi desember 2013 dan hanya sekali.
yafet hanya ingat, kejadian dengan anak-anak itu pada minggu lalu ketika mereka bermain di rumahnya.
soal kegemaran barunya melihat film porno diakui karena ia mengalami disfungsi ereksi, termasuk dengan istrinya sehingga temannya dari bali menyarankan terapi nonton film porno.
terkait    #guru les, menguak, kasus asusila
baca juga
bupati situbondo minta kades bayeman mengundurkan diri
aliansi perempuan tuding pn rekayasa kasus pelecehan
penulis: sylvianita widyawati
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.