Halaman

Selasa, 11 Februari 2014

Bupati Blitar: Tunggu Instruksi Saya









surya online, blitar-warga kabupaten blitar, yang tinggal di lereng gunung kelud, dihimbau agar tak panik meski saat ini status gunung kelud naik jadi level siaga.
mereka diminta tetap tenang dengan beraktivitas seperti biasanya namun tetap waspada.
herry noegroho, bupati blitar, mengatakan, saat ini pemkab blitar sudah menyiapkan segala peralatan terkait ancaman erupsi tersebut.
bila terjadi erupsi sewaktu-waktu, timnya sudah siap membantu warga yang terkena dampaknya, seperti warga dusun gambaranyar, desa sumberasri, kecamatan nglegok, yang dihuni 23 kk dengan hanya berjarak sekitar 5 km dari lereng gunung berapi tersebut.
"kami tetap mengutamakan keselamatan jiwa warga kami.
karena itu, kami sudah menyiapkan segala peralatan yang akan dibutuhkan jika sampai terjadi sesuatu yang tak diinginkan," kata herry.
herry juga mengimbau warga agar jangan terpengaruh isu atau kabar yang tidak benar terkait aktivitas gunung itu.
"nantinya, jika terjadi sesuatu atas gunung itu, saya akan menginstruksikan, mengungsi atau tidak," ujarnya.
hendro busono, kades sumberasri, kecamatan nglegok, mengatakan, warganya tetap beraktivitas seperti hari-hari biasanya.
namun, kalau malam, mulai senin (10/2/2014) malam kemarin, khususnya bapak-bapak sudah bersiaga dan berjaga-jaga di balai dusun dan balai desa setempat.
jika terjadi sesuatu, mereka biar tahu dulu.
"kami sudah menghimbau agar barang-barang berharga atau surat-surat penting seperti sertifikat, ijasah atau bpkb kendaraan bermotor, sebaiknya dikemasi dan dititipkan di tempat yang aman.
di antaranya, di balai desa.
bila nanti, terjadi erupsi sewaktu-waktu, mereka sudah tak panik lagi," ujarnya.
letkol (art) tejo widuro, dandim 0808 blitar mengatakan, laporan terakhir pada selasa (11/2/2014) sekitar pukul 11.
00 wib, tingkat kegempaan mencapai 92 kali.
sedang suhu panasnya tetap yakni 57,6 derajad celcius.
"warga sebaiknya tetap tenang dan jangan sampai melakukan aktivitas di lereng gunung, seperti mencari kayu pada radius sekitar 5 km," ujarnya.




baca juga



hewan liar lereng kelud mulai turun gunung





penulis: imam taufiq

editor: satwika rumeksa






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.