surya online, malang - empat tokoh putu arcana (budyawan), romo benny susetyo (budayawan), dwi cahyono (seniman) dan anthony w (bankir) mengajak masyarakat untuk menolak sistem politik uang, sebab bisa membuat negara bangkrut.
putu berpandangan, kebangkrutan itu dipicu sikap masyarakat yang ambigu terkait persoalan korupsi.
artinya, kendati masyarakat menolak terkait korupsi, dan ini dibuktikan dengan turunnya elektabilitas partai yang para pengurusnya tersangkut korupsi, namun mereka tetap mau menerima uang dari hasil korupsi itu.
"ini sikap yang merugikan negara, yang membuat negara bangkrut," kata putu arcana mengawali dialog 'bangkrutnya peradaban bangsa' di gedung dewan kesenian malang (dkm), senin (10/02/2014) malam.
berbeda lagi dengan pandangan, andreas eddy susetyo, salah satu arek malang yang turut hadir dalam diskusi tersebut.
menurutnya untuk melangkah ke hal tersebut, harus ada pembahasan soal sistem pendidikan indonesia.
"apa yang dibutuhkan saat ni adalah, pendidikan dalam negeri yang berkualitas namun terjangkau.
bukan murah atau murahan," cetus tokoh perbankan yang pernah mengunjungi 87 negara ini.
ayah satu ini menegaskan, program pendidikan berkualitas seperti inilah yang harusnya terus dipacu pemerintah.
termasuk pula didalamnya adalah pendidikan yang berkualitas.
ketua pelaksana yon wahyuono mengatakan, hadirnya empat tokoh ini guna menyikapi pergeseran kebudayaan di indonesia dari masa ke masa.
"memang idealnya semua bidang hadir disini, tapi karena keberbatasan waktu, ini dulu yang kami sampaikan," kata yon.
terkait    #politik uang, budayawan, kota malang
baca juga
pendaftar sman favorit belum lampaui pagu
ambil formulir bebas, kembalikan harus di sekolah rayon
pantau ppdb, mcw buka posko pengaduan di sekolah
menaggung beban berat demi menampilkan kreasi bunga
masuk tiga besar, kabupaten malang gagal penuhi target
penulis: adrianus adhi
editor: adi agus santoso
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.