Halaman

Kamis, 13 Februari 2014

Belum Terkuak, Identitas Mayat di Dekat PLTA Wlingi Raya




Belum Terkuak, Identitas Mayat di Dekat PLTA  Wlingi Raya
Belum Terkuak, Identitas Mayat di Dekat PLTA Wlingi Raya






surya online, blitar - penyelidikan kasus pembunuhan seorang pria tanpa identitas yang ditemukan tergeletak di selatan bendungan wlingi raya, desa jegu, kecamatan sutojayan, kabupaten blitar, rabu (12/2/2014) masih buntu.
saat ditemukan, kondisi mayatnya penuh luka lebam di tubuhnya, seperti kepala, dan muka, yang diperkirakan akibat benda tumpul.
"di tubuhnya, tak ada bekas luka sajam, hanya bekas benda tumpul seperti di kepalanya.
kami masih menyelidikinya karena kondisi mayat korban sendiri tak beridentitas sehingga cukup memperlambat penyelidikan," kata akp ngadiman rahyudi sh, kasat reskrim polres blitar, kamis (13/2/2014).
ia meminta masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar melapor.
"saat ditemukan kemarin, sepertinya korban belum lama dihabisi karena darahnya baru mulai mengering," lanjutnya.
darah itu keluar dari telinga dan hidungnya.
diduga korban dihajar hingga meregang nyawa, kemudian mayatnya dibuang ke bendungan plta tersebut.
yang bisa dikenali hanya ciri fisik korban dan pakaian yang dikenakan.
yakni, tinggi sekitar 168 cm, dengan tubuh kurus, dan berambut lurus.
sedang, pakaian yang dikenakan adalah celana panjang jeans warna hitam, kaos oblong berwarna hitam dengan bertuliskan di dadanya, amg, dengan mengenakan sandal japit.
ciri lainnya, di antaranya, korban memakai gelang karet hitam sebanyak lima buah yang melingkar di lengan kirinya, dan cincin perak di jari tengah pada tangan kirinya juga.
mayat korban ditemukan murtiyem (60), warga desa setempat, tatkala mencari rumput.



terkait    #kasus pembunuhan

baca juga



motif pembunuhan di banyu urip masih buram


saksi pembunuhan fransisca ketakutan di persidangan


pelda edi kena hukuman 15 tahun dan dipecat dari kesatuan


hari ini, rekonstruksi pembunuhan holly angela





penulis: imam taufiq

editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.