surya online, surabaya - sebanyak 287 siswa pendidikan pembentukan bintara (diktukba) tni al angkatan ke-43, selasa (4/2/2014) berhasil melewati pendidikan dasar keprajuritan (diksarit) di pusat latihan dan pendidikan dasar kemiliteran (puslatdiksarmil), komando pengembangan dan pendidikan angkatan laut (kobangdikal).
masa pendidikan selama tiga bulan itu membuat mereka lolos menjadi bintara dan berhak menyandang pangkat sersan dua.
prosesi dan penutupan berakhirnya masa diksarit, ditandai dengan upacara penutupan pendidikan dan penyematan pangkat kepada perwakilan siswa oleh komandan kobangdikal laksda tni widodo, se di lapangan candradimuka puslatdiksarmil, kobangdikal.
usai tahap diksarit, ke 287 siswa bintara jalur regular tersebut, akan melanjutkan pendidikan kejuruan di tiga komando pendidikan (kodik) berbeda di bawah kobangdikal yang membawahi pusdik-pusdik sesuai korps masing-masing selama enam sampai delapan bulan kedepan.
dari jumlah tersebut, 62 orang di antaranya akan melanjutkan pendidikan kejuruannya di komando pendidikan operasi laut (kodikopsla) di ujung, surabaya.
mereka terbagi kedalam kejuruan bahari, navigasi, komunikasi, artileri dan senjata bawah air.
sedangkan 113 orang lainya, akan menjalani pendidikan kejuruan di komando pendidikan dukungan umum (kodikdukum) yang berlokasi di bumimoro, morokrembangan.
mereka terdiri dari kejuruan teknik 54 orang, elektro 10 orang, suplai 27 orang, khusus tujuh orang, kesehatan 11 orang dan polisi militer empat orang.
sementara itu bagi prajurit korps marinir yang diikuti 112 orang, akan melanjutkan pendidikan kejuruannya di komando pendidikan marinir (kodikmar) yang berlokasi di gunungsari, surabaya dan terbagai pada kejuruan artileri, infantri, kavaleri dan bantuan tempur.
komandan kobangdikal laksda tni widodo mengatakan perjuangan untuk menjadi seorang bintara tidaklah mudah.
tidak hanya pengetahuan akademik, tekad, dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian, namun juga memerlukan kesehatan fisik yang prima.
"walau kalian sudah tua dengan rata-rata berusia 38 tahun, bahkan ada yang umur 44, namun saya yakin kalian akan tetap menjaga kesehatan dan kebugaran dengan rajin berolah raga secara disiplin," terang pamen dengan bintang dua di pundak ini.
pria asal malang ini, juga menyebut bila pendidikan di pusdik-pusdik terkait sesuai korps masing-masing, adalah untuk memperdalam dan me-refresh kembali ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai korps yang di miliki yang pernah diterima saat pendidikan pertama serta selama berdinas .
"dengan slogan bintara tulang punggung kesatuan, saya yakin bekal dan pengalaman anda selama dinas di tni al akan mampu menjembatani atasan dan bawahan," lanjutnya.
hadir dalam kesempatan tersebut wadan kobangdikal brigjen tni sturman panjaitan, komandan kodikopsla laksma tni aswad, se, mm, komandan pusnerbal laksma tni i nyoman nesa, para direktur dijajaran kobangdikal, komandan kodikdukum kolonel laut (t) tri sunu prasetyo, se, mm, komandan kodikmar kolonel marinir m.
sulchan, dan komandan puslatdiksarmil kolonel marinir suaf yanu hardani.
terkait    #siswa sandang sersan dua, diktuba tni, kobangdikal
baca juga
kobangdikal sabet dua emas cabang tenis porwiltim
tni al menuju world class navy
triatlon kobangdikal pakai suramadu
mengintip latihan grup campursari tirto gumelar kobangdikal
ratusan perwira kobangdikal ikuti ceramah hukum
penulis: sri handi lestari
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.