Halaman

Senin, 27 Januari 2014

Polda Jatim Canangkan Kecelakaan Turun 60 Persen









surya online, surabaya - imam sujoko (47), warga jember mengaku kapok untuk melanggar lalu lintas.
ini setelah, imam harus kehilangan kaki kirinya setelah dilindas truk saat kecelakaan pada 1995 lalu, di kediri.

saat itu, imam bertindak ugal-ugalan saat kendarai motor, akibatnya dia terjatuh dan kaki kirinya dilindas truk yang berada di belakangnya.

"saya ingatkan kepada pengguna jalan lainnya, agar berhati-hati di jalan dan taati rambu-rambu lalu lintas.
jangan sampai seperti yang saya alami," kata imam, minggu (26/1/2014).

selama hampir 20 tahun, imam harus berjalan dengan dibantu tongkat.
kini dia bisa kembali berjalan dengan dua kaki, namun satu kakinya diganti kaki palsu.

kaki palsu itu diberikan kepada imam oleh kapolda jatim irjen pol unggung cahyono, saat launching gerakan nasional pelopor keselamatan berlalu-lintas, di taman bungkul surabaya.

"saya berterima kasih kepada kapolda, karena telah memberikan kaki palsu ini," kata imam.

dalam launching itu, kapolda, gubernur jawa timur soekarwo, dan pangdam v/brawijaya mayor jenderal tni ediwan prabowo, melakukan teleconference dengan presiden susilo bambang yudhoyono (sby).

dalam teleconfrence tersebut, unggung melaporkan kondisi lalu lintas di sekitar jawa timur.
hari ini, polda jatim sudah menyebarkan anggota di 494 pos pantau yang berada daerah rawan kecelakaan dan kriminalitas.

"kami juga lakukan pemetaan daerah rawan, dengan dibantu pihak dishub yang memasang rambu, pu binamarga membantu mengukur giometri jalan serta penerangan jalan umum," ujar unggung.

menurut unggung, pelanggaran paling banyak adalah pelanggaran marka jalan.
seperti mendahului di garis tidak terputus.
selain itu pelanggaran batas maksimal, seperti bus antar kota, kecepatan maksimal 60 km per jam untuk dalam kota, 80 km per jam untuk luar kota.

dalam launching tersebut, kapolda memprogramkan penekanan angka kecelakaan hingga 60 persen dalam 10 tahun kedepan.
ini dikarenakan berdasarkan catatan who, angka kecelakaan di indonesia berada di urutan kelima teratas dunia.



terkait    #gerakan pelopor keselamatan berlalu lintas, suraba

baca juga



mantan pejabat rutan medaeng dilimpahkan ke kejari surabaya


judi di tps sampah dtc digerebek polisi


jambret apes, terjatuh dari motor dikeroyok warga


mpr minta mahasiswa jaga pancasila


satpol pp siap intensifkan patroli di sekitar kbs





penulis: haorrahman

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.