| Jalan Propinsi di Bangkalan Patahkan Rahang Warga |
surya online, bangkalan - komisi c dprd bangkalan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di jalan milik propinsi jawa timur, desa gebang kecamatan arosbaya, jumat (17/1/2014).
sidak dilakukan setelah pihak legislatif menerima laporan dari korban patah tulang rahang akibat terperosok di jalur bangkalan - tanjung bumi tersebut.
sekretaris komisi c mahmudi menegaskan, korban patah tulang rahang harus menjalani operasi dengan biaya puluhan juta rupiah.
sementara, mereka tidak tahu kepada siapa harus mengadu.
”sekitar satu minggu yang lalu kejadiannya.
padahal dalam undang-undang 22 tahun 2009 sudah jelas bahwa pihak yang berwenang bisa dikenakan sanksi pidana,” tegas mahmudi.
jika perbaikan jalan tidak segera dilakukan, dijelaskan mahmudi, dikuatirkan warga akan akan menuntut bahkan akan bertindak anarkis dengan menutup jalan penghubung bangkalan - sampang itu.
”kami kira warga sudah cukup bersabar,” jelasnya.
berdasarkan pengamatan mahmudi, penyebab kerusakan jalan itu dikarenakan kelas jalan tidak sesuai dengan bobot kendaraan yang melintas.
banyak truk pengangkut sirtu dan truk pengangkut semen.
”bobot angkutan semennya saja sudah 30 ton, belum kendaraanya.
saya yakin dalam satu minggu akan semakin parah jika tidak segera ditindaklanjuti,” ujar politisi asal arosbaya itu.
selain faktor tonase, genangan air hujan juga menjadi salah satu faktor penyebab tergerusnya aspal jalan.
mengingat di kedua sisi jalan tidak dipasang pembuangan air.
sehingga, kegiatan tambal sulam yang dilakukan di tahun 2013, tidak bisa menyelesaikan masalah.
”tambal sulam tidak efektif,” pungkasnya.
sebelum sidak di jalan itu, rombongan komisi c dprd bangkalan melakukan sidak di jalan milik propinsi yang ada di kampung bejik kelurahan pejagaan.
di jalur alternatif itu, sepanjang kurang lebih 200 meter jalan rusak dan ambles.
bahkan tak jarang roda truk terjerembab hingga nyaris roboh mengenai pagar rumah warga.
”sudah 15 pengendara sepeda motor yang terjatuh di jalan,” tutur ny nurcholis (30) yang kediamannya berada tepat di depan jalan rusak.
ia menuturkan, kondisi jalan berlubang tergenang air saat hujan turun.
sehingga pengendara tidak mengetahui persis lokasi lubang.
”kalau tidak hujan, berdebu karena lubang jalan ditutup sirtu.
sudah lama dibiarkan seperti ini,” tandasnya
baca juga
perbaikan jalan propinsi dan nasional madiun rp 26,5 miliar
penulis: ahmad faisol
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.