surya online, mojokerto - bupati mojokerto mustafa kamal pasa membuat pengakuan mengejutkan di ruang publik.
di hadapan menteri perindustrian muhammad s hidayat, bupati muda ini menyatakan bahwa minum bir adalah menyehatkan.
pengakuan ini juga disaksikan puluhan sejumlah pejabat daerah, provinsi, pusat, dan banyak undangan lainnya, jumat (16/1/2014).
pengakuan yang mengejutkan itu muncul saat peletakan batu pertama pembangunan pabrik minuman bebas alkohol, di desa sumberagung, kecamatan kutorejo, kabupaten mojokerto.
dalam acara peletakan batu pertama minuman yang diproduksi pt multi bintang indonesia tbk tersebut juga diliput banyak media.
baik lokal maupun nasional.
"jujur, saya juga minum bir.
dan minum bir ini membuat sehat," ucap bupati mustofa ringan.
mendengar pengakuan ini, seluruh undangan, direksi, termasuk menteri ms hidayat tersenyum.
suasana sebelumnya kaku.
sesaat, suasana makin mencair dan tak tegang di tenda tempat seremonial tersebut.
ungkapan mustofa tersebut memang bernada guyonan.
bahkan setelahnya para undangan dan menteri seperti tertawa lepas saat mustafa melanjutkan pengakuan soal minum bir.
"lha iku, pak cosmas (cosmas batubara komisaris pt muli bintang indonesia) nyuwun sewu, usiane sudah berapa.
meski sudah 60 tahun tapi tetap sehat.
yo karena minum bir iku maeng," tambah mustofa yang makin disambut tertawa sebagian besar undangan.
tidak sampai di situ, bupati yang dikenal pengusaha ini juga menyebut bahwa alex, salah satu direksi pt multi bintang indonesia juga mengaku minum yang sama.
"malah pak alex ngakunya tidak hanya sehat.
tapi juga bisa membuat kuat.
apanya yang kuat, hanya pak alex yang bisa menjawab," kata mustofa.
pengakuan mustofa yang mengaku juga minum bir itu menjadi rasan-rasan sejumlah undangan.
meski bernada guyon dan untuk menjalin hubungan baik dengan produsen minuman bir bintang tersebut, namun ini bukan pada tempatnya.
"sebaiknya disampaikan bukan di ruang publik dengan banyak media.
minum bir biarlah disimpan untuk dirinya sendiri," reaksi salah satu undangan.
sejumlah wartawan dari surabaya juga kaget atas pengakuan bupati mustofa.
meski konteksnya adalah guyon, tapi kalau dengan kalimat jujur mengakui minum bir di ruang publik dan banyak orang, sebaiknya bisa dihindari.
apalagi belum lama ini ada tragedi minum miras oplosan yang menewaskan 17 orang.
baca juga
bappeda kabupaten mojokerto : kami tak sembrono
penulis: nuraini faiq
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.