| Biasa Didemo, Polres Tetap Lakukan Simulasi Hadapi Pendemo |
surya online, lamongan – kepolisian yang biasanya menjadi sasaran pendemo menjadi perhatian tersendiri bagi akbp solehan, kapolres lamongan.
simulasi menghadapi pendemo tetap saja dilakukan.
kali ini momennya dipicu ketidak puasan masyarakat soal penetapan daftar pemilih tetap (dpt), senin (20/01/2014).
solehan menyaksikan semua gerakan simulasi di pelataran polres yang dilakukan ratusan anggota.
namun dalam penilaiannya, pelaksanaan simulasi belum memuaskan.
artinya dilaksanakan tidak secara serius.
“simulasi harus diulang dengan waktu yang tidak terjadwalkan.
spontanitas aja , baik malam, pagi, siang maupun sore.
anggota harus siap,”tegasnya.
ia masih melihat banyak pelaku simulasi yang menjalankannya masih dibarengi dengan tertawa.
itu dinilainya anggota tidak serius melaksanakan simulasi.
padahal, tegasnya, demo semacam yang disimulasikan itu bisa terjadi sewaktu – waktu.
“kalau tidak serius bagaimana anda mengatasi para pendemo ,”kata solehan.
masih banyak kesalahan yang perlu dibenahi untuk menghasilkan upaya preventif yang maksimal.
solehan kemudian juga menyindir peran para perwira saat simulasi.
para anggota perwira kurang mencermati para pelaku simulasi yang ceritanya sudah ada dalam skenario.
“janganlah main – main.
laksanakan dengan serius.
mana mungkin bisa melaksanakan tugas dengan baik kalau simulasi menghadapi pendemo tertawa – tawa,”ungkapnya.
sekedar diketahui dalam skenario terungkap massa pendemo terdiri kaum laki – laki dan wanita.
mereka menyeru polres hanya dari satu arah, yakni pintu gerbang penjagaan.
ratusan polisi siaga dan melibatkan polwan yang dipasang di garis depan, lantaran pendemo wanita yang dikedepankan.
massa terhalang petugas hingga aksi bakar ban mobil di pintu gerbang.
semua bisa diatasi, namun petugas masih kecolongan karena ada sejumlag penyusup yang berhasil menerobos masuk.
sejumlah penyusup ini beraksi meledakkan bom di pelataran polres hingga ada jatuh korban dari massa penyusup.
semuanya bisa dikuasai dan dikendalikan polisi.
dua orang provokator berhasil ditangkap.
sementara dua tersangka lainnya yang berhasil kabur keluar polres juga berhasil dikejar tim monalisa dan ditangkap digelandang ke polres.
baca juga
dana kampanye demokrat terkecil
penulis: hanif manshuri
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.