Halaman

Rabu, 15 Januari 2014

Beli ATM Rp 1,5 Juta untuk Menipu









surya online, surabaya – selain berbagi tugas, komplotan penipu yang mengatasnamakan pejabat juga menggunakan rekning dan atm aspal untuk mengelabui korbannya.
rekening dan atm dibeli dari seseorang dengan harga rp 1,5 juta per atm.
“atm-nya tidak bisa dilacak.
karena komplotan ini membeli atm dari orang lain untuk melancarkan kejahatannya.
setelah mendapat hasil, atm langsung dikuras kemudian dibuang,” ungkap kanit iii subdit jatanras ditreskrimum polda jatim kompol hendri umar, rabu (15/1/2014).
komplotan penipu yang bermarkas di jakarta tersebut punya anggota lima orang.
mereka selalu membagi tugas dalam aksinya, mulai dari mencari informasi mutasi pejabat lewat internet, mengaku sebagai pejabat, tukang mengambil uang dari atm, dan orang yang keliling ke berbagai daerah untuk membeli rekening dan atm dari warga guna dimanfaatkan dalam aksinya.
ada lima orang dalam komplotan ini.
dua pelaku yang berhasil ditangkap adalah alimudin yahya (40), warga jl angkasa dalam, kelurahan gunung sahari selatan, kemayoran, jakarta pusat; dan burhan nur (48), warga jl swasembada barat ii, kelurahan kebun bawang, tanjung priok, jakarta utara.
sedangkan tiga pelaku lain masih dalam pengejaran, yakni ad om, pd, dan el.
terahir, komplotan ini mengaku sebagai dirreskrimum polda jatim baru dan berhasil meminta uang rp 60 juta dari staf ditreskrimum polda jatim.
komplotan ini sudah beraksi sekitar tiga tahun.
selain pajabat polri, mereka juga biasa mengatasnamakan pejabat pengadilan, kejaksaan, perusahaan bumn, bupati, dan sebagainya.



terkait    #penipuan mencatut nama pejabat, direskrimum polda


editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.