Halaman

Sabtu, 25 Januari 2014

Awas, Penipuan Lewat SMS Incar Warga akan Bayar Kredit Rrumah









surya online, surabaya – penipuan lewat sms semakin marak.
yang terbaru, pelaku penipuan ini banyak mengincar warga yang hendak membayar kredit perumahan.
abdul, seorang warga surabaya mengaku hampir menjadi korban penipuan ini.
maklum, dia menerima pesan dari nomor yang tidak dikenal itu pas waktu jatuh tempo pembayaran kredit rumah yang ditempatinya.
“saya sempat percaya.
soalnya, pesan itu masuk ke handphone saya bersamaan dengan waktu jatuh tempo.
untungnya, saya kroscek dulu,” kisahnya.
dalam pesan singkat yang diterimanya itu, si pengirim memberitahukan bahwa perumahan yang ditempatinya sudah waktunya dibayar.
kemudian, pengirim pesan menyampaikan bahwa nomor rekening pembayaran diubah ke nomor rekening yang tertulis dalam pesan tersebut.
demikian halnya disampaikan anton, warga sidaorjo.
beberapa hari lalu, dia juga menerima pesan yang sama.
dan waktunya juga pas bertepatan dengan jatuh tempo pembayaran rumah miliknya.
”yang membuat saya heran, kok bisa tahu waktu jatuh tempo pembayaran kredit rumah saya.
kalau soal nomor sih bisa saja diacak,” keluh bapak dua anak ini.
demikian halnya dengan penipuan lewat sms modus undian, modus keluarga kecelakaan, dan sebagainya juga masih marak di surabaya dan beberapa daerah di jawa timur.
penyebaran pesan singkat semacam itu juga sedang menjadi pembicaraan serius di lingkungan polda jatim.
tak jarang, polisi pun menjadi sasaran penipuan ini.
bahkan, banyak juga kalangan perwira yang ikut terkena jebakan itu.
”karena itu, kami selalu mengimbau kepada masyarakat supaya selalu hati-hati dan waspada.
jangan mudah percaya dengan pesan dari nomor yang tidak dikenal, serta jangan mudah tergiur dengan undian-undian yang belum jelas.
sebaiknya, diperiksa dulu kebenarannya,” ungkap kabid humas polda jatim kombes pol awi setiyono, jumat (24/1/2014).
ia menambahkan, dari data yang masuk ke polda jatim, banyak ragam materi sms yang disebar untuk jebakan.
salah satunya menyatakan bahwa nomor rekening tertentu sudah ditutup sehingga penyetoran uang dilakukan ke nomor yang disebutkan.
“dan yang lagi banyak terjadi sekarang ini adalah pesan singkat berisi pengalihan nomor rekening untuk pembayaran angsuran.
entah angsuran kendaraan, rumah dan sebagainya,” imbuh awi.
bahkan, awi sendiri mengaku kerap menerima pesan seperti itu.
salah satu yang paling diingatnya adalah pesan berisi informasi bahwa anaknya mengalami kecelakaan.
padahal pada saat itu, dia sedang bersama sang anak.
“iseng-iseng saja, pesan itu saya jawab "salah alamat".
eh, ternyata dia membalas lagi, namanya coba-coba pak, seperti tidak merasa bersalah gitu,” kisahnya sambil tertawa.



terkait    #awas, penipuan lewat sms, surabaya

baca juga



mantan pejabat rutan medaeng dilimpahkan ke kejari surabaya


judi di tps sampah dtc digerebek polisi


jambret apes, terjatuh dari motor dikeroyok warga


mpr minta mahasiswa jaga pancasila


satpol pp siap intensifkan patroli di sekitar kbs





penulis: m taufik

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.