Halaman

Tampilkan postingan dengan label Terpaksa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terpaksa. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Mei 2014

Soal Tak Lengkap, Delapan SMP Ini Terpaksa Gelar Unas Ulang




Soal Tak Lengkap, Delapan SMP Ini Terpaksa Gelar Unas Ulang
Soal Tak Lengkap, Delapan SMP Ini Terpaksa Gelar Unas Ulang






surya online, kotabaru - sebanyak delapan sekolah menengah pertama (smp) di kabupaten kotabaru, kalimantan selatan, terpaksa menggelar ujian nasional (unas) ulang.
ini karena satu dari dua jilid naskah soal mata pelajaran bahasa indonesia kurang atau tidak lengkap.
"satu-satunya jalan, delapan sekolah yang mengalami kekurangan naskah soal unas harus menggelar ujian ulang," kata kepala dinas pendidikan kotabaru murdianto, msi, di kotabaru, senin (5/5/2014).
(ant)



terkait#ujian nasional

berita terkait: ujian nasional 2014



ada juga soal nomor 40 yang dobel


mendikbud : isu bocoran jawaban unas smp berkurang dibanding unas sma


salah cetak gara-gara nama jokowi tercantum di soal bahasa indonesia


soal unas bahasa indonesia bikin bingung, nomor 13 tak ada


m nuh kagum lihat bangunan sekolah di kepulauan seribu






editor: titis jati permata






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Selasa, 18 Maret 2014

Ricuh, Polisi Terpaksa Keluarkan Tembakan









surya online, mojokerto - setengah jam terus digerebek warga dan polisi, harlip akhirnya berhasil diringkus.
di pinggir kebun, ratusan warga menyaksikan dan bersorak.
teriakan malingnya tertangkap makin terdengar.
beberapa warga yang ikut menggerebek berusaha menjangkau pelaku di pinggir kebun tebu untuk dimassa.
namun petugas terus menghalangi.
warga yang ada di atas lahan tebu malah semakin riuh.
suasana menjadi ricuh saat purnomo, pasangan nur kusyanah, yang mengaku sedang tunangan, ikut mencengkeram harlip.
tampak purnomo sambil membawa besi tajam, dari patahan per mobil, mengarahkan pukulannya ke pelaku, harlip.
purnomo berhasil melukai harlip dengan mengiriskan sisi per yang tajam ke leher belakang harlip.
persis di bawah kepala belakang.
darah segarpun mengucur.
padahal saat itu, setidaknya tiga petugas polisi ada di titik penangkapan.
namun, ketiganya tak mampu melindungi pelaku dari serangan warga jabon ini.
melihat suasana makin ricuh karena beberapa warga yang ikut membantu menangkap terus menuju harlip.
khawatir menjadi sasaran amuk massa, petugas polisi itu pun mengeluarkan tembakan peringatan.
suara tembakan pistol polisi ini pun membuat takut, tidak hanya pelaku.
tapi ratusan warga yang menonton juga takut.
polisi terus menghalau setiap warga yang mendekat.
sampai akhirnya, petugas polisi itu pun meminta mengamankan purnomo yang telah melukai harlip.
"amankan itu orang dan ktp-nya," teriak anggota polisi kepada rekannya.
sementara, harlip berhasil diringkus dan diseret polisi.
mulai dari titik penyeretan pelaku sampai lokasi mobil patroli polisi yang bersiaga di jalan tembusan jabon, belakang terminal.
pelaku diborgol dan dimasukkan bagasi mobil patroli.






berita terkait: warga kepung maling motor



setengah jam pelaku mendekam di kebun tebu





penulis: nuraini faiq

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 23 Juni 2013

Persema Terpaksa Gelar Pertandingan








malang - persema terpaksa harus mempersiapkan laga kontra semen padang di stadion gajayana, rabu (26/6/2013).
keterbatasan dana tidak bisa menjadi alasan panpel menunda laga tersebut.
pjs ceo persema dito arif mengaku sudah mendapat kepastian dari semen padang.
kontestan liga champion asia (lca) itu enggan menunda laga tandang kontra laskar ken arok.
sebab, semen padang bakal langsung ke malang setelah menantang psir rembang di stadion krida, rembang, minggu (23/6/2013).
"mau bagaimana lagi.
kami harus tetap menggelar pertandingan," kata dito kepada surya online.
pria yang juga dipercaya menjadi asisten manajer persema ini belum dapat memastikan panpel bisa menggelar laga atau tidak.
sampai sekarang panpel belum memiliki dana untuk menggelar laga home.
diperkirakan butuh dana sekitar rp 40 juta untuk melakoni sekali laga di stadion gajayana.
bila tidak mampu menggelar laga home, laskar ken arok pasrah menerima sanksi, baik sanksi kalah wo maupun sanksi lain.
sebenarnya manajemen persema belum mendapat kepastian dari pt lpis.
pengelola liga prima indonesia (lpi) ini belum memberi jawaban permohonan persema tersebut.
tapi dito yakin pendapat pt lpis tidak berbeda dengan semen padang.
"sekarang tergantung lawannya.
kalau lawan bersedia, bisa saja ditunda," tambahnya.
sementara itu, ketua bidang kompetisi lpi pt lpis, hendriyana memastikan laga di stadion gajayana tetap digelar sesuai jadwal.
tidak ada penundaan laga sesuai permohonan persema.
"masalah dana tidak bisa menjadi alasan laga ditunda," kata hendriyana.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com