Halaman

Tampilkan postingan dengan label Sumbang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumbang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Juni 2013

Krisdian Sumbang Empat Gol untuk Eagle








surabaya - eagle malang sukses mengalahkan ww fc 5-1, dalam lanjutan divisi ii lfa jatim iv, di gool futsal mangga dua surabaya, minggu (30/6/2013).
empat dari lima gol eagle dicetak oleh krisdian masing-masing di menit 16, 22, 23, dan 38.
serta satu gol lainnya dicetak amirullah di menit ke-28.
sedangkan gol balasan ww fc dikemas arief di menit ke-25.
pencetak empat gol eagle, krisdian, mengungkapkan, empat gol yang ia kemas dalam laga ini semua terlahir karena kerja sama dengan rekan-rekannya.
selain itu, ungkapnya, ia juga berhasil memanfaatkan setiap peluang.
"seharusnya saya bisa mencetak enam gol.
namun, dua peluang terbuang karena saya tergesa-gesa dalam melakukan finishing," tegas krisdian, usai pertandingan, minggu (30/6/2013).
"yang patut diacungi jempol adalah kerja sama dan umpan rekan-rekan.
mereka bisa memberikan umpan matang kepada saya, sehingga saya bisa mengemas empat gol," imbuh krisdian.
sementara itu, pelatih eagle, zamri effendi, menilai, pemainnya telat panas di awal pertandingan.
di sepuluh menit pertama, eagle kesulitan menembus pertahanan ww fc.
"ww fc total bertahan.
mereka menutup daerahnya sendiri dengan pertahanan yang kokoh," kata zamri.
dijelaskan zamri, eagle sering tergesa-gesa untuk mencetak gol di awal babak pertama.
justru inilah yang menjadi boomerang bagi eagle, dan membuat eagle terlihat buntu untuk mencetak gol.
"pemain eagle terbebani untuk mencetak gol secepat mungkin.
dari sinilah mereka tergesa-gesa untuk mencetak gol dan hasilnya malah nihil," katanya.
namun, ungkap zamri, setelah krisdian mencetak gol perdana, eagle bisa bermain lancar.
alur serangan eagle bisa efektif menembus pertahanan ww fc.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Senin, 17 Juni 2013

BNI Sumbang Mobil Tangki Air ke Pemkot Surabaya








surabaya - pt bank negara indonesia (persero) tbk kantor wilayah surabaya menggelar program corporate community responsibility (ccr) di surabaya, senin (17/6/2013).
dalam kegiatan itu, bank pelat merah tersebut memberikan satu unit mobil tangki air kepada pemkot surabaya.
bni berharap melalui mobil tersebut,  pemkot surabaya dapat lebih meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau yang dikelola dinas kebersihan dan pertamanan pemkot surabaya.
chief executive officer (ceo) bni wilayah surabaya, dasuki amsir, mengatakan bahwa pemberian kendaraan itu adalah wujud kepedulian bni terhadap lingkungan.
hal ini sesuai misi yang ditetapkan manajeman bni untuk menciptakan semangat go green.
"tahun 2012 lalu penyaluran ccr untuk wilayah surabaya saja mencapai 5,2 miliar rupiah.
dana itu sebagian dari tiga sampai empat persen laba bni secara nasional yang dialokasikan untuk ccr," kata dasuki kepada surya online, senin (17/6/2013)dari tiga hingga empat persen dari laba bni nasional yang tahun lalu tercatat mencapai rp 7 triliun, sebagian besar dialokasikan ke sektor pendidikan dan pelatihan.
selain sektor tersebut, juga ada sektor lingkungan yang mendapat alokasi dana ccr bni.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 01 Juni 2013

Atlet Menembak Jatim Gagal Sumbang Emas








surabaya - atlet menembak andalan jawa timur, diaz kusumawardhani gagal di kandang sendiri.
atlet olimpiade 2012 itu gagal menyumbangkan emas bagi jatim pada kejuaraan nasional (kejurnas) menembak youth dan junior 2013 di lapangan menembak kodam v brawijaya, jumat (31/5/2013).
diaz yang baru saja lulus dari bangku sma, gagal menjadi yang terbaik di nomor sepesialisnya air rifle 10 meter putri.
pada final yang berlangsung di lapangan menembak kodam v brawijaya, surabaya, jumat (31/5/2013).
diaz harus puas menempati posisi kedua.
peraih medali emas di pon 2012 riau, kalah atas petembak asal tangerang, monica.
   pada babak final yang berjalan cukup ketat, diaz mengumpulkan poin 181,7.
sedangkan monica yang menjadi juara memperoleh skor 182.
kemudian posisi ketiga di tempati atlet jatim, ika kartika yang mengumpulkan 156,5 poin.
diaz mengaku, jalannya final cukup ketat dan lawan memang tampil bagus.
"saya kehilangan konsentrasi pada tembakan-tembakan terakhir.
persaingan cukup ketat," aku diaz.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com