Halaman

Tampilkan postingan dengan label Perampokan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perampokan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Maret 2014

Anak Mantan Wakil Wali Kota Surabaya Jadi Korban Perampokan




Anak Mantan Wakil Wali Kota Surabaya Jadi Korban Perampokan
Anak Mantan Wakil Wali Kota Surabaya Jadi Korban Perampokan






surya online, surabaya - anak bungsu mantan wakil wali kota surabaya arif afandi, dirampok usai gowes di car free day, minggu (2/3/2014).
akibatnya sepeda milik putra arif afandi, nabil fasikul lisan afandi, hilang dibawa oleh orang tak dikenal.
saat dihubungi, arif mengakui jika anaknya baru saja menjadi korban tindak kriminal.
"memang benar, saat itu anak saya bersama temannya," kata arif.
saat kejadian, nabil dan temannya, rakha fathan wicaksono, baru saja gowes dari taman bungkul, dan hendak menuju ke cofe toffe di kantor pos jalan gubernur suryo.
sampai di simpang empat jalan pandigiling, kedua anak yang masih duduk di kelas 6 sd itu, didatangi oleh satu orang tak dikenal dan dituduh telah memukul keponakannya.
karena ketakutan, kedua anak itu menuruti kemauan pelaku.
"anak saya dan temannya lalu dibawa ke taman flores," kata arif.
sebelum sampai di taman flores, nabil ditempatkan di pos satpam dekat spbu, sedangkan temannya dibawa ke taman flores.
tidak berapa lama, pelaku dan teman nabil mendatangi pos satpam, sedangkan sepeda milik teman nabil telah hilang.
selanjutnya giliran sepeda nabil, seharga sekitar rp 5 juta yang dibawa pelaku.
setelah berhasil mengambil dua sepeda, pelaku meninggalkan keduanya.
"anak saya tidak bawa handphone, sehingga saat kejadian tidak bisa langsung menghubungi keluarga, tadi menghubungi saya setelah pinjam handphone seseorang di taman flores," kata arif.
beruntung kedua anak itu tidak mengalami tindak kekerasan, dan hanya sepeda mereka yang diambil.
"saya belum lapor polisi, dan rencananya saya akan laporan," tambah arif.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Minggu, 28 Juli 2013

Polisi Bakal Periksa Kejiwaan Korban Perampokan









surya online, ponorogo-tim penyidik polres ponorogo bakal memeriksakan kejiwaaan korban penganiayaan dan perampokan salbiah (51) warga slangor, malaysia.
pasalnya, keterangan korban perampokan ada sejumlah kejanggalan pascadilaksanakan penyelidikan dan pelacakan kedua teman korban di tulungagung.
kapolres ponorogo, akbp iwan kurniawan mengatakan tim penyidik sudah mengejar dan mengkroscek ke wilayah tulungagung.
hal itu sesuai  keterangan yang disampaikan korban.
kedua nama yang disebutkan korban ketika dimintai keterangan bisa ditemukan petugas di tulungagung.
namun ketika petugas tulungagung melakukan pelacakan ke rumah kedua perempuan yang disebut korban ternyata keduanya tidak kemana-mana.
bahkan kedua orang yang disebut yakni kodimah dan wika kebingungan karena tidak kemana-mana saat kejadian.
hal ini menunjukkan tuduhan salbiah jika kedua perempuan itu merampok masih diragukan.
memang betul semua nama yang disebut itu ada di alamat yang disebutkan.
korban mengaku kalau dirampok kodimah dan wika.
ketika dipertemukan ternyata korban diam.
itu keterangan yang kami dapat sementara ini," terangnya kepada surya, minggu (28/7/2013).
iwan mengungkapkan ketika mendapat kenyataan tersebut pihaknya bakal mememeriksa kejiwaan korban karena keterangan korban tidak sesuai dengan kenyataan.
ketika ditemui orang-orang yang disebut-sebut sebagai pelaku perampokan itu juga tak bisa berkutik.
"ya memang kalau dilihat dari awal memang ada unsur tega temannya membantai dan merampok korban dan dibuang ke jurang.
akan tetapi setelah dicek petugas juga kebingungan dengan jawaban kedua orang yang dituduh korban sebagai pelaku perampokan itu.
kami akan memeriksa kejiawaan korban agar kasus ini bisa dipertegas lagi.
karena laporan polsek sawoo berubah kalau pagi laporannya a dan siang sudah berubah b.
makanya kami akan tes kejiawaan korban," pungkasnya

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com