Halaman

Tampilkan postingan dengan label Paling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paling. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Maret 2014

Inilah Pelanggaran Paling Sering Dilakukan Suporter




Inilah Pelanggaran Paling Sering Dilakukan Suporter
Inilah Pelanggaran Paling Sering Dilakukan Suporter






surya online, malang - berdasar afc cup 2013 lalu, the asia football confederation (afc) sempat merilis empat pelanggaran yang sering dilakukan suporter.
manajemen arema cronus berusaha agar pelanggaran tidak terjadi dalam laga di stadion kanjuruhan, selasa (11/3/2014) nanti.
media officer arema cronus, fuad ardiansyah mengungkapkan afc sangat ketat mengawasi pelanggaran di pertandingan.
setiap laga tidak akan luput dari perhatian tim afc.
berbeda dengan tim pemantau kompetisi lokal, tim pemantau afc sering tidak konfirmasi ke tim tuan rumah atau tim tamu.
menurutnya, tim pemantau afc pun tidak hanya mencatat kejadian selama 2x45 menit.
tim pemantau akan mencatat sejak tiga jam sebelum kick off.
setelah peluit tanda berakhirnya laga, tim pemantau afc pun tidak langsung menutup buku catatannya.
“mereka tetap mencatat semua kejadian sampai sejam setelah pertandingan berakhir,” kata fuad kepada surya online, minggu (9/3/2014).
fuad menambahkan afc mencatat ada empat pelanggaran yang paling sering dilakukan para suporter.
pelanggaran pertama adalah menyalakan flare, kembang api, smoke bombs.
fuad berharap aremania tidak menyalakan benda terlarang itu selama laga.
saat mendukung singo edan di malaysia lalu, tidak ada satu pun aremania yang menyalakan flare.
bahkan saat suporter selangor fa menyalakan flare, aremania tidak terpancing.
pelanggaran kedua adalah pengibaran bendera relijius dan politik.
bendera simbol arema cronus dan aremania pun tidak bisa sembarangan berkibar.
bendera hanya boleh berkibar di tribun selatan dan utara.
agar pengibaran bendera bisa tertib, panpel sudah berkoordinasi dengan petugas keamanan.
“suporter yang membawa bendera akan diarahkan lewat pintu 4 dan pintu.
khusus big flag harus dipasang di pinggir lapangan pada h-1,” tambahnya.
pelanggaran ketiga adalah melempar benda ke lapangan, diantaranya koin, air mineral, dan sebagainya.
pelanggaran keempat adalah menyalakan laser.
biasanya laser ini dinyalakan untuk mengacaukan konsentrasi pemain.
per item pelanggaran dapat dikenakan sanksi antara $5000 sampai $15.
000.
menurutnya, semua denda ditanggung oleh manajemen.
tapi suporter pun bisa kena imbas sanksi, diantaranya bila tim kena sanksi melakoni laga tanpa penonton.
“aremania bisa tertib di malaysia.
saya rasa sekarang aremania tidak keberatan bila tertib lagi,” terangnya.





googletag.
cmd.
push(function() { googletag.
display('div-surya-article-bottom-signature'); });

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 31 Mei 2013

Sidoarjo Mendapat Alokasi Air Umbulan Paling Besar




Sidoarjo Mendapat Alokasi Air Umbulan Paling Besar
Sidoarjo Mendapat Alokasi Air Umbulan Paling Besar





surabaya - dengan kapasitas produksi yang mencapai 4.
000 liter per detik, sudah ada kesepakatan terkait besarnya alokasi air untuk masing-masing daerah.
sidoarjo mendapat alokasi paling besar, yakni 1.
200 liter per detik, lalu surabaya dan gresik masing-masing 1.
000, kabupaten pasuruan 410, dan kota pasuruan 110 liter per detik.
selain itu, perusahaan daerah air bersih (pdab) jatim juga mendapat alokasi 200 liter per detik.
dituturkan ketua panitia lelang proyek umbulan, warno harisasono, setelah sistem jaringan pipa transmisi sepanjang 97 kilometer dan pembuatan 16 unit sistem penyadapan/offtake (pipa utama) rampung dikerjakan, maka untuk pembuatan sambungan pipa ke rumah pelanggan menjadi tanggung jawab masing-masing pdam yang ada di lima daerah.
"saat ini, proyeknya dalam tahap lelang dan diharapkan akhir tahun 2013 ini proses lelangnya rampung," jelas hari.
sebelumnya, proses lelang proyek umbulan diharapkan rampung bulan oktober 2012 lalu.
namun mundur karena pemerintah, dalam hal ini kementerian keuangan harus yakin bahwa pdam benar-benar dapat menjual produksi air dari umbulan.
jika tidak ada yang membeli airnya, maka pihak swasta dan pemerintah akan rugi.
penyebab lainnya, peraturan menteri keuangan yang mengatur tentang dukungan pemerintah terhadap proyek-proyek kerjasama pemerintah swasta (kps) baru terbit per 21 desember 2012.
akibatnya proses lelang menjadi mandek dan molor hingga setahun, meski dokumen sudah siap.
"makanya diharapkan akhir tahun ini proses lelang tuntas semua.
dengan begitu pengerjaan fisik proyek dapat segera dilakukan, sehingga tahun 2016 nanti umbulan sudah mulai produksi," pungkas hari.
(ono/uji)
Source from: surya[dot]tribunews[dot]com