Halaman

Tampilkan postingan dengan label Mutiara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Juli 2014

KA Mutiara Timur Tabrak Dua Truk dan Satu Mobil Box




KA Mutiara Timur Tabrak Dua Truk dan Satu Mobil Box
KA Mutiara Timur Tabrak Dua Truk dan Satu Mobil Box






surya online, pasuruan - kecelakaan melibatkan kereta api (ka) mutiara timur jurusan surabaya-banyuwangi  dua truk serta mobil box terjadi pada senin (21/7/2014) sekitar pukul 09.
55 pagi.

kecelakaan yang terjadi di pintu perlintasan kereta api, desa latek, kecamatan bangil, kabupaten pasuruan itu menyebabkan kemacetan hingga sekitar dua jam.
ka mutiara timur yang melaju dari arah barat ke timur itu, menabrak truk dengan nopol n 8063 up bermuatan ikan, kemudian menabrak damp truk dengan nopol bd 8279 le.
usai menabrak lokomotif kereta mengalami kerusakan dan tidak dapat berjalan, sehingga menyebabkan kemacetan.
tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut.
satu orang mengalami luka berat, dan tiga orang mengalami luka ringan.




terkait#kecelakaan, kereta api mutiara

baca juga



ngelamun, warga menur ditabrak kereta api


pemakaman dibagi dua


sopir dipastikan mengantuk


dua dimakamkan di bojonegoro


hendak antar sekolah anak





penulis: rahadian bagus

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Jumat, 25 April 2014

Lebih Berkilau Mutiara




Lebih Berkilau Mutiara
Lebih Berkilau Mutiara






surya online, surabaya – perhiasan sudah lekat dengan dunia perempuan.
bagi marketing communication manager hotel bumi surabaya, prima soemarso, tak ada yang lebih berkilau selain kilauan mutiara.
tidak seperti banyak perempuan lainnya yang menyukai batu permata, ibu satu anak ini memilih mutiara sebagai perhiasan utamanya.
“mutiara memang tidak sekilau batu permata.
tapi kilauan mutiara buat saya sangat alami, tidak perlu digosok seperti batu permata,” kata prima, rabu (23/4/2014).
meski bukan kolektor, prima memiliki satu set perhiasan mutiara yang dipakainya ketika menjalankan tugasnya melayani tamu.
menurutnya, berkarir di bidang jasa mengharuskannya tampil maksimal ketika menghadapi orang banyak, baik itu tamu maupun rekan bisnis.
“dan mutiara-mutiara saya membuat saya lebih percaya diri.
justru kalau memakai perhiasan permata, saya merasa bukan diri saya,” sambungnya.
prima menuturkan perhiasan permata yang dimilikinya semua berasal dari indonesia.
dari sekian banyak jenis mutiara, mutiara berwarna putihlah yang menjadi favoritnya.
“bagi saya, mutiara itu seperti talenta dari tuhan.
yang tadinya kotoran masuk ke dalam kerang dan diolah sedemikian rupa sampai menjadi sesuatu yang berkilau dan memiliki makna keindahan,” urainya.
karena anaknya laki-laki, prima mengaku akan mewariskan mutiara-mutiaranya ke menantunya kelak.
“biar saya tidak sendirian merawat mutiara-mutiara ini,” ujarnya.





penulis: irwan syairwan

editor: parmin






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Sabtu, 06 April 2013

Aksesori Berkarakter dari Mutiara Baroque








surabaya - seniman freddy wijaya punya cara tersendiri untuk menampilkan mutiara, sehingga tidak sekadar sebagai mata perhiasan dan aksesori.
bapak dua anak ini, memanfaatkan mutiara baroque atau barok, yaitu mutiara yang bentuknya tidak teratur, untuk menjadi aksesori berupa karakter.
seperti karakter petani, doraemon, pelajar, dan penari.
caranya, mutiara barok itu ditambah bawah perak untuk membentuk sebagai tangan dan kakinya.
untuk membentuk tubuhnya, freddy menggandengkan dua mutiara barok sebagai bentuk tubuh dan kepala.
ada 20 karya freddy ini bisa dinikmati di filadelvia jawellery di supermal pakuwon indah (spi) mulai jumat (5/4/2013).
karya unik itu ditampilkan sebagai aksesori toko.
tapi, ada pula beberapa yang dijual sebagai liontin kalung dengan bahan tali hitam.
kreativitas berbentuk liontin dihargai rp 15 juta per biji.
sedang yang aksesori, freddy mengaku tidak menjualnya.
"ini hanya aksesoris pelengkap saja untuk toko yang dikelola anak pertama saya.
sehingga tidak saya jual," ujar freddy.
gracelia chintya winardi (23), putri sulung freddy, mengaku menganggumi karya papanya itu dan ingin menampilkannya sebagai produk unik di toko khusus perhiasan mutiara yang pertama di kota surabaya ini.
lebih lanjut, gadis yang akrab disapa grace ini mengaku, selama ini perhiasan bermata mutiara masih kurang dikenal dibandingkan dengan berlian dan jenis permata lainnya.
"padahal keindahannya tidak kalah.
nilainya juga lebih mahal dan memang tidak bisa dijual lagi, lebih banyak untuk koleksi," jelas grace didampingi freddy.
mutiara barok ini, menurut grace dan freddy di dapatnya dari perairan laut selatan dan timur indonesia.
seperti di nusa tenggara barat, maluku, tual, seram, dan sekitarnya.
mutiara ini merupakan hasil budidaya kerang mutiara menggunakan air laut yang asin, sehingga mampu menghasilkan mutiara yang cemerlang dan mengkilap.
sementara mutiara barok baru dikenal di tahun 2005-an.
sebelumnya, mutiara barok lebih dikenal sebagai mutiara yang gagal.
karena bentuknya yang tidak bulat.
namun, akhir-akhir ini, mutiara barok menjadi lebih dinilai dan bisa memberikan nilai lebih dengan bentuknya yang unik dan beda, karena tidak beraturan.
namun, bila ingin mutiara yang berbentuk sempurna, grace menyediakan berbagai jenis perhiasan mutiara yang dipadukan dengan bahan perak.
seperti kalung, gelang, cincin, liontin, dan bros.
beberapa perhiasan ini bukan mutiara barok yang harganya berkisar mulai rp 1 juta hingga puluhan juta.
soal warna, mutiara barok dan nonbarok tidak ada bedanya.
menurut freddy, pewarnaan mutiara itu tergantung dengan plankton yang dimakan oleh kerang mutaiar itu.
sehingga bisa berwarna kemilau putih bersih, putih kekuning-kuningan, kuning, merah muda, hingga hijau.
"untuk itu, saya harus memilih yang warnanya senada, sebelum dirangkai menjadi perhiasan," tandas freddy yang pernah menyabet juara desain kreatif perhiasaan yang digelar asosiasi budidaya mutiara tingkat asean itu.

Source from: surya[dot]tribunews[dot]com