Halaman

Tampilkan postingan dengan label Mobdin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mobdin. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juli 2013

Jelang Lebaran Stiker Mobdin Pemkot Batu Banyak yang Raib









surya online, batu - menjelang lebaran tahun 2013 ini ada keanehan di mobil-mobil dinas (mobdin) yang terparkir di halaman balai kota batu, senin (29/7/2013).
keanehan itu berupa raibnya stiker larangan penggunaan bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi dari provinsi jatim.
stiker tersebut tidak lama ini dipasang di semua mobdin milik pemerintah kota (pemkot) batu.
tepatnya, pemasangan dilakukan ketika menjelang kenaikan bbm pada 22 juni 2013.
stiker tersebut menunjukkan, mobdin harus menggunakan bbm pertamax seperti imbauan presiden.
  dari belasan mobdin yang parkir itu hanya satu yang masih tertempel stiker bbm.
sedangkan, mobdin yang mayoritas dipegang pejabat setingkat kepala bagian, dan kepala dinas sudah tidak menempel stiker itu.
selain tak ada lagi stiker menempel, rupanya kenakalan pejabat juga terlihat pada penutupan peneng yang bertuliskan pemkot batu dengan stiker lain.
mobdin-mobdin itu antara lain bernomor polisi, n 36 kp, n 89 kp peneng ditutupi stiker arsenal, n 80 kp, n 387 kp peneng dicabut.
lalu ada juga n 88 kp, n 471 kp stiker ada di dalam mobil, n 524 kp, dan n 487 kp peneng dicabut.
kepala bagian perlengkapan dan aset pemkot batu, achmad suparto mengemukakan, mengacu tahun kemarin, mobdin boleh dibawa mudik atau keluar kota, tapi harus ada izin pemakaian.
kalau kepala dinas izin kepada wali kota, setingkat kepala sub bagian kepada sekda, setingkat staf izin kepada kepala dinas.
“kewajiban mereka, merawat, menjaga, bbm ditanggung sendiri.
yang berat mereka nanti di bbm.
pelat mereka kan harus pakai pertamax,” ujar suparto.
 mengenai banyaknya stiker dicopot, suparto mengatakan, sebenarnya stiker itu himbauan dari provinsi yang dipasang awal tahun pada saat bbm akan naik untuk mengingatkan kepada yang memakai.
“kalau pemakai sudah sadar, ya tidak usah dipasang tidak apa-apa,” ujarnya.
sementara mengenai peneng ditutup dan dicabut, suparto mengakui memang ada pns yang nakal.
pihaknya berulang kali mengingatkan, tapi tak digubris juga.
“kalau ketahuan saya tegur.
alasannya karena bensin (pakai pertamax) mahal,” katannya sembari menyebutkan jumlah mobdin pemkot batu hingga saat ini ada 190 roda empat dan 561 roda dua.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 24 Juli 2013

Banyak Mobdin Tidak Terawat




Banyak Mobdin Tidak Terawat
Banyak Mobdin Tidak Terawat






surya online, batu -  mobil-mobil plat merah di kota batu, rupanya minim perawatan.
meskipun sebenarnya ada anggaran perawatan yang dialokasikan dimasing-masing skpd.
salah satu contohnya, sebuah mobil dinas daihatsu xenia n 432 kp yang diparkir di halaman kantor dindik selasa (23/7/2013) pukul 13.
00 wib.
kondisinya memprihatinkan, bagian belakang sebelah kanan penyok.
selain penyok, mobil warna biru tersebut terdapat baret yang hampir merata di seluruh badan mobil.
sementara di halaman balai kota, mobil dinas toyota avanza n 22 kp, drillnya hilang sehingga sepertinya tak memiliki gigi.
kepala dindik kota batu, budi santoso mengungkapkan, meskipun mobil xenia di parkir di halaman instansinya, tapi itu bukan milik dindik.
kemungkinan, mobil tersebut sedang ada keperluan di dindik.
"memang perawatan mobil tanggung jawab masing-masing skpd dan ada anggarannya.
kalau yang mobil tadi, kayake bukan punya kami," terang budi yang akrab dipanggil tosi, selasa (23/7/2013).
kepala bagian perlengkapan dan aset, achmad suparto mengungkapkan, mobil yang sudah diberikan kepada skpd, otomatis menjadi tanggung jawab skpd penerima.
"mereka (skpd) baru lapor kalau hilang atau ingin ganti.
kalau sekadar baret itu tanggung jawab skpd," katanya.


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com