Halaman

Tampilkan postingan dengan label Dikenal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dikenal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Januari 2014

BPJS Belum Dikenal









surya online, batu - jaminan kesehatan nasional (jkn) melalui badan penyelenggara jaminan sosial (bpjs) yang sudah berjalan 24 hari, ternyata belum banyak diketahui masyarakat kota batu, terutama yang mengikuti program jkn dari jalur umum.
“pertanyaan dari masyarakat beragam, saya sendiri melihat dinas kesehatan tidak mungkin bisa menjawab keseluruhan.
ke depan kami mencoba membuat pertemuan sosialisasi bpjs kepada masyarakat, sekarang menunggu kesiapan dari pihak bpjs,” terang camat bumiaji, hari santoso, jumat (24/1/2014).
rata­rata, warga masih bingung dengan program jkn , terutama yang dari jalur umum, sedang yang ikut jalur jamkesmas, askes, maupun jamsostek tidak banyak yang tanya.
salah satu warga dusun junggo desa tulungrejo, kecamatan bumiaji, nuriatiyang tubuhnya tersiram air panas mengeluhkan kelas rawat yang diterimanya hanya kelas iii.
sesuai kartu dan premi yang dibayarkan, harusnya diterima kelas ii.
“kok ditempatkan di ruang kelas iii, padahal kartu bpjs­nya untuk kelas 2,” kata arif, tetangga yang mengantarkan nuriati ke rumah sakit.
arif ingin mengadukan ke pos pengaduan bpjs di rumah sakit, namun karena tidak tahu tempatnya, akhirnya mengurungkan niatnya.



terkait    #bpjs belum dikenal

penulis: iksan fauzi

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Kamis, 19 Desember 2013

Tiga Pos Polisi Dirusak Orang Tak Dikenal




Tiga Pos Polisi Dirusak Orang Tak Dikenal
Tiga Pos Polisi Dirusak Orang Tak Dikenal






surya online, blitar - belum diketahui motifnya, tiga pos polisi yang ada di wilayah kota blitar, dirusak orang tak dikenal.
diduga, pelaku melakukan perbuatan yang bisa menjatuhkan citra korps baju coklat itu sengaja menyampaikan pesan kalau dirinya sedang melampiaskan kekesalannya.

ketiga pos itu di antaranya pos lalu lintas 90 di jl s supriadi, tepatnya di pertigaan hotel herlingga, pos lalu lintas di jl anggrek (perempatan toko ijo), dan pos lalu lintas di perempatan kawi di jl anggrek, yang keduanya berjarak sekitar 200 meter.

rata-rata ketiganya mengalami kerusakan pada kaca depan.
dari tiga pos itu, dirusak tak bersamaan.
untuk pos di depan hotel herlingga itu dirusak pada kamis (19/12/2013) dini hari.
"sedang dua pos lainnya sudah terjadi tiga hari sebelumnya," kata akp yudarso, kasatlantas polres blitar kota, kamis (19/12/2013).

melihat bekas kerusakan di tkp, sepertinya kaca depan pos itu dilempar pelaku dengan batu.
sebab, di dalam ketiga pos itu ditemukan batu.
dugaannya, pelaku melakukan hal itu sambil mengendarai sepeda motor.

"seperti pos herlingga, diduga dilempar dua kali karena ditemukan dua batu.
akibatnya, kerusakannya paling parah dibandingkan dua pos lainnya.
kaca depannya yang berukuran 2x2 meter itu hampir pecah semua," ujar yudarso.

diperkirakannya, pelaku melakukan aksi itu dini hari sewaktu petugas sudah meninggalkan pos.
sebab, saat petugas pulang dari melakukan razia tengah malam di sepanjang jl merdeka (dekat alun-alun), kemarin, belum diketahui ada kejadian tersebut.

itu baru diketahui kamis pagi hari, sewaktu anggota sedang menyiapkan diri mengatur lalu lintas di pertigaan yang jadi atensi titik macet.
melihat kaca pos depan hotel herlingga pecah, anggota kaget dan langsung melaporkan ke polres.
   "padahal, pos di depan hotel herlingga itu selalu ada anggota yang berjaga baik siang maupun malam.
sebab, di situ merupakan pos utama karena sebagai pintu masuk ke kota sehingga posnya cukup besar dan dilengkapi beberapa fasilitas, seperti kamar mandi, ruang ganti, dan televisi.
mungkin saat ditinggal anggota melakukan razia, pelaku beraksi," paparnya.

terkait tindakan itu, apa tak ada kaitannya dengan kasus yang ditangani anggota, yudarso menduga demikian.
diperkirakan, itu dilakukan orang yang tak puas dengan tindakan petugas yang akhir-akhir ini rutin melakukan razia terhadap para pengendara kendaraan bermotor.
lebih-lebih, yang jadi atensinya adalah sepeda motor yang knalpotnya diblong.

"kasus ini masih dalam penyelidikan kami," pungkasnya.



terkait    #pos polisi, dirusak, blitar

berita terkait: breaking news



perempuan tewas ditusuk di pujasera


terpeleset, siswa sd di malang hanyut di sungai


bbm mahal, warga kangean demo di polda jatim


kecelakaan truk sumbat pengguna tol gresik


pimpinan kpk benarkan ratu atut tersangka





penulis: imam taufiq

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Rabu, 31 Juli 2013

Rasakan Sulitnya Interaksi Dengan Warga Yang Baru Dikenal




Rasakan Sulitnya Interaksi Dengan Warga Yang Baru Dikenal
Rasakan Sulitnya Interaksi Dengan Warga Yang Baru Dikenal






surya online, surabaya - hal serupa dilakukan khalida ayu winarti, istri cawagub said abdullah.
ayu mengaku mendapat banyak pengalaman baru membantu untuk dukungan.
sebetulnya ini bukan pertama ia membantu suami menggalang dukungan.
sebab sebelumnya, ia sudah pernah menggalang dukungan dua kali pencalonan said sebagai anggota dpr.
bedanya penggalangan untuk calon dpr hanya dilakukan di madura.
maklum said berangkat dari dapil madura dan hanya butuh suara dari pulau garam itu.
sedang dalam pilgub ini dukungan dilakukan lintas kota/kabupaten.
nya khalida pun berkali-kali ikut keliling daerah.
ia sudah tidak bisa menghitung lagi, berapa banyak kampung yang dimasuki, di luar madura.
pengalaman sekaligus tantangan baru.
apalagi kali ini, ia tidak jarang turun sendiri, karena said menggarap daerah lain.
“waktu suami saya mencalonkan anggota dpr ri dari dapil madura, paling mendampingi suami saja,” ujar ayu.
dari pengalaman barunya terjun ke masyarakat sendiri ini, dia melihat dan merasakan sendiri, bahwa keinginan masyarakat ternyata tak muluk-muluk.
masyarakat mendambakan sosok pemimpin yang bisa ngopeni dan membaur dengan masyarakat.
diakui khalida, berinteraksi dengan masyarakat desa tak segampang membalikkan telapak tangan.
gampang-gampang susah.
apalagi, terhadap orang yang baru dikenal.
tetapi, itu semua akan semakin mudah, jika masyarakat sudah mengenal.
“warga ternyata sangat akrab dan welcome pada tamunya,” kenang dia.
(uji/bet)

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com