Halaman

Senin, 16 Juni 2014

Waspadai Peralatan Canggih Joki









surya online, malang – jalur penerimaan mahasiswa melalui seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (sbmptn) selalu rawan dengan perjokian.
selain lengahnya pengawasan, penyebab lain adalah para joki juga memanfaatkan perkembangan teknologi.
dari penelusuran surya, panitia pelaksana sbmptn meminta pengawas ujian memelototi berbagai pernak-pernik yang dikenakan peserta saat ujian.
misalnya saja, jam tangan, sabuk, bahkan kancing baju pun harus dilihat secara detail.
alasan ini dilakukan supaya menghindari aksi perjokian, sebab pernak-pernik tersebut kini awam digunakan untuk memotret sembunyi-sembunyi.
bahkan kacamata, ikat pinggang, pulpen, kancing, hingga permen karet juga bisa dipasangi spy camera.
pada jam tangan saja misalnya.
saat ini sudah banyak jenis produknya yang memiliki kemampuan menyimpan gambar, dan video.
harga yang ditawarkan pun sangat murah.
produk yang biasa disebut spy watch dijual mulai dengan harga rp 345.
000.
dalam produk tersebut dijelaskan dengan kemampuan menyimpan data minimal sebesar 4 gb, dan mampu menyimpan gambar dengan resolusi gambar mencapai 5 mp.
cukup baik untuk menyimpan gambar.
jenis spy watch seperti ini sulit ditemukan di pasaran, namun tidak di internet.
di dunia maya semacam ini dijual di banyak situs penjualan online seperti tokopedia.
com, bukalapak.
com, ataupun situs komunitas seperti kaskus.
co.
id.
salah satu alasan mengapa barang-barang seperti ini tak dijual bebas karena pembelinya sangat sedikit.
“di online saja, satu produk spy camera belum tentu ada yang laku satu,” kata pemilik akun wiwit, salah seorang penjual spy watch di yogyakarta yang dihubungi surya beberapa waktu lalu.
wiwit menjelaskan barang spy camera saat ini belum ready.
ia harus mendatangkan terlebih dulu dari singapura atas produk tersebut.
kendati begitu, ia memastikan kalau barang tersebut akan diterima satu minggu setelah hari pembayaran.
“ini buatan dari eropa bray.
kualitasnya terjamin.
waterproof,” tulisnya.
saat ditanya apakah peralatan tersebut pernah dipesan sebagai peralatan ujian, atau mencontek soal ujian dia menjawab tidak tahu karena pertanyaan itu tak pernah ditanyakannya.
persoalan spy camera yang bisa digunakan oleh para joki juga dibenarkan oleh bagian publikasi panlok sbmptn malang, susantinah rahayu.
“permasalahan ini sudah dibahas oleh panitia bersama antar ub (universitas brawijaya, um (universitas negeri malang), dan uin (universitas islam negeri maulana malik ibrahim malang),” katanya.
susantinah yang juga menjabat sebagai kasubag humas ub mengatakan peralatan seperti ini sudah diwaspadai oleh panitia dengan jalan mengetatkan pengawasan dan membuat empat jenis soal untuk tiap kelompok ujian.
“pada saat ujian, 10 peserta ujian akan diawasi oleh seorang pengawas,” katanya.
tak hanya itu saja, peserta yang ingin ke kamar kecil saat pelaksanaan ujian sbmptn juga wajib didampingi pengawas.
terakhir, lokasi ujian juga akan jauh dari hiruk pikuk aktivitas mahasiswa atau orang lain.
“peserta hanya diizinkan masuk membawa peralatan tulis (atk) saja, lainnya tidak boleh.
itupun mereka akan kami periksa secara ketat sebelum masuk lokasi ujian dengan menggunakan metal detector,” ujarnya.
dengan begitu, harapannya panitia tidak akan kecolongan.
karena setiap gerak-gerik peserta akan bisa terpantau dengan baik.
secara umum sbmptn nanti akan digelar pada 17 juni mendatang di tiga kampus yakni ub malang, universitas islam negeri maulana malik ibrahim (uin maliki), serta universitas negeri malang (um).
ia menambahkan jumlah peserta ujian sbmptn di malang mencapai 32.
215 orang.
rinciannya, pendaftar saintek (ipa) 12.
781 orang, ips 14.
365 orang dan campuran sebanyak 5.
069 orang.
mereka ini akan dibagi dalam 1.
334 ruangan ujian, yang terbagi dalam tiga tempat lokasi ujian yakni sosial hukum di ub, campuran di um dan saintek di uin maliki.
sementara materi ujian mereka adalah tes kemampuan potensi akademik (tkpa) dan tes kemampuan dasar (tkd) saintek untuk peserta yang memilih kelompok program studi saintek.
untuk soshum, materi ujiannya adalah tkpa dan tkd sosial humaniora.
lalu untuk campuran yaitu tkpa, tkd saintek dan tkd soshum.




terkait#satu pengawas, jaga, 10 peserta sbmptn

baca juga



satu pengawas jaga 10 peserta sbmptn





penulis: adrianus adhi

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.