surya online, surabaya – kalianak fc memang gagal menjadi juara paruh musim di divisi i lfa jatim v.
namun, tim berjuluk bengal conk ini berhasil mengamankan posisi runner up di akhir putaran pertama.
hasil ini diraih sigit triono dkk setelah menumbang estrella ifc dengan skor 5-1.
di posisi runner up, kalianak mengantongi 28 poin atau terpaut satu poin dengan pemuncak klasemen barkla fc.
kalianak dibuntuti dyvy fc di peringkat tiga dengan raihan 25 poin.
sedangkan estrella berada di peringkat lima dengan raihan 22 poin.
menghadapi estrella di gool futsal surabaya, minggu (22/6/2014) malam, lima gol kalianak dipetik ary shandy menit 13, 14, 35, dan 38, serta sigit trino di menit ke-25.
sementara gol semata wayang estrella diunduh aris sujarwo di menit ke-29 melalui skema power play.
“kami mendapatkan runner up di putaran pertama.
itu tidak masalah.
sebagaimana kutukan lfa jatim, tim yang menjadi juara paruh musim tidak bakal menjadi juara di akhir musim.
silakan dicek rentetan lfa jatim di empat musim sebelumnya.
jadi, barkla tidak mungkin jadi juara di akhir musim nanti,” tegas gieyantona, manajer kalianak, usai pertandingan.
apa yang sudah diraih bengal conk ini, pria yang akrab disapa mr gie ini berharap, sigit triono dkk bisa terpacu lagi untuk meningkatkannya.
“anak-anak harus giat berlatih dan bekerja keras lagi agar bisa mulus di putaran kedua,” ucap mr gie.
menurut mr gie, menghadapi estrella yang tampil minus beberapa bintang seperti tommy arif dan fandi ‘monte’ hidayat, kalianak sempat kerepotan.
buktinya, kalianak kecolongan satu gol melalui skema power play yang rancak diperagakan estrella.
pelatih estrella, rulli yanto, mengungkapkan, pertandingan keras yang diperagakan kalianak membuat mental anak-anak estrella sedikit down.
maklum, ungkap rulli, mental bertanding estrella memang masih labil—pasalnya mereka didominasi pemain yang masih berusia belia.
“mental pemain kami masih labil, namun dalam ball possession kami bisa mengimbanginya.
anak-anak belum bisa memanfaatkan peluang,” kata rulli.
ditambahkan rulli, seharusnya dalam laga keras ini, wasit harus bisa bersifat objektif.
jangan sampai pertandingan keras bisa berdampak cedera pada pemain-pemainnya.
pasalnya, sejauh ini estrella memang dihuni the young guns yang kariernya masih panjang dan diharapkan bisa membawa kemajuan bagi futsal jatim.
baca juga
estrella kalah meski unggul ball possession
penulis: eko darmoko
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.