surya online, surabaya - peluang prabowo subianto menang dalam pilpres 2014 di jatim cukup besar.
pasalnya elektabilitas atau keterpilihan capres yang diusung koalisi merah putih tersebut mengungguli joko widodo (jokowi).
ini terlihat dari survei yang dilakukan lembaga oranye survei indonesia (osi) 24 mei-2 juni 2014, dengan mengambil sampel 1.
414 responden di 38 kabupaten/kota di jatim.
hasilnya, elektabilitas prabowo di jatim sebesar 39,04 persen, sementara jokowi hanya 32,32 persen.
ini berarti, selisih elektabilitas antara prabowo dengan jokowi mencapai 6,72 persen.
sementara responden tidak menjawab mencapai 9,97 persen, dan sebanyak 18,67 persen lainnya menjawab belum tahu.
ini berarti, massa mengambang atau swing voter di jatim sebesar 28,64 persen.
peneliti senior oranye survei indonesia, umar sholahuddin menambahkan, dengan selisih elektabilitas prabowo dan jokowi di jatim hanya 6,72 persen, sementara swing voter mencapai 28,64 persen, maka kemenangan capres-cawapres dalam pilpres 9 juli nanti sangat ditentukan oleh strategi yang dilakukan selama kampanye hingga awal juli nanti.
"nah, pasangan capres-cawapres yang dalam kampanyenya dapat meyakinkan massa yang masih mengambang untuk memilih mereka berpeluang memenagi pilpres di jatim," ujarnya, kepada wartawan, jumat (13/6/2014) sore, di rm agis surabaya.
khusus masyarakat yang sudah menentukan pilihan, baik ke prabowo maupun jokowi, sebanyak 52 persen, kata umar menyatakan telah mantap dengan pilihannya.
sehingga kecil kemungkinan mereka untuk mengubah pilihannya dengan perbandingan 37 persen tidak akan mengubah pilihannya.
sementara pemilih yang kemungkinan besar akan mengubah pilihannya hanya 5 persen dan sebesar 30 persen pemilih belum memastikan pilihannya, serta akan melihat situasi menjelang hari-h pemilihan.
"berdasar hasil survei ini, sekali lagi, kemenangan capres-cawapres sangat tergantung pada strategi kampanye untuk meyakinkan pemilih," katanya.
direktur utama oranye survei indonesia agus wahyudi menambahkan, 1.
414 responden di 38 kabupaten/kota di jatim dalam survei yang dilakukan dengan metode multistage random sampling, dengan margin of error 2,6 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
responden terpilih diperoleh lewat wawancara langsung dan tatap muka oleh pewancara yang sudah terlatih.
"satu pewawancara memegang lima responden yang ada di satu desa atau kelurahan," jelasnya.
berita terkait: pilpres 2014
netralitas moderator debat pilpres kedua disoal
jokowi-jk target 65 persen suara
dpt pilpres di jatim tembus 30,6 juta
kapolri: 294 ribu pasukan amankan pilpres
kpu kota madiun belum terima daftar timses capres
penulis: mujib anwar
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.