surya online, batu - tim anggaran pemerintah kota (pemkot) batu terus menelusuri minimnya serapan anggaran di masingmasing satuan kerja perangkat daerah (skpd), baik minimnya anggaran terhadap 124 proyek sistem lelang maupun 1.
854 proyek penunjukkan langsung (pl).
sekkota batu widodo mengungkapkan, daftar proyek lelang maupun pl yang tidak bisa dilaksanakan dalam sisa waktu tahun ini akan dihapus.
anggarannya akan dialihkan ke skpd lain yang sudah siap menggunakan.
“kalau pl memang kebutuhannya itu.
tanya skpd.
skpd yang tahu,” ujar widodo di sela koordinasi dengan pimpinan skpd di balai kota, senin (9/6/2014).
hingga bulan keenam ini serapan proyek pl minim, bahkan belum ada laporan pelaksanaan secara tertulis dari rekanan.
“makanya, menunggu apa mereka (skpd).
dalam pak ini kami cek.
kalau tidak dilaksanakan kami del (hapus),” tambahnya.
saat koordinasi, sambung widodo, ada tiga skpd yang dimintai keterangan pelaksanaan program dan proyek, yaitu dinas kesehatan, kantor lingkungan hidup dan bagian pemerintahan.
berdasar data bagian ekonomi dan pembangunan yang membawai layanan pelelangan secara elektronik (lpse), nilai pl terbesar ada di dinas pu cipta karya dan tata ruang nilainya sekitar rp 230 miliar dengan 173 paket pl, diikuti dinas pu pengairan dan bina marga sekitar rp 34 miliar 116 paket.
dinas pendidikan dan olah raga sekitar rp 25 miliar untuk 15 paket, dinas pertanian dan kehutanan sekitar rp 13 miliar 126 paket, serta dinas pariwisata, dinas kesehatan, badan pengelola keuangan dan aset daerah masingmasing sekitar rp 9 miliar.
salah satu kepala skpd menyebut, berita pl dianggap rawan.
namun ia tidak menjelaskan lebih lanjut.
“rawan loh itu,” katanya sembari masuk ke ruang untuk melanjutkan koordinasi.
terkait#skpd, tidak, transparan, soal pl
baca juga
bujang tua meninggal di kamar
satpol pp razia tujuh pasangan tidak resmi
briptu rani memohon tidak dipecat
dewan takut anggaran istbat nikah tidak tepat sasaran
pramuka tidak boleh dimasuki paham politik
penulis: iksan fauzi
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.