surya online, malang – ratusan sertifikat prestasi siswa kota malang yang dikumpulkan di dinas pendidikan sejak senin (9/6/2014) hingga kamis (12/06/2014) sore, ditolak panitia penerimaan peserta didik baru (ppdb).
ketua musyawarah kerja kepala sekolah (mkks) sma, tri suharno mengatakan, jumlah yang ditolak mencapai 50 persen untuk jenjang smp, sedang sd mencapai 30 persen.
total pendaftar, baik itu siswa sd dan smp sampai kamis sore mencapai 600 orang.
“penyebabnya tidak lolos karena bukan kategori yang disyaratkan,” kata tri pada surya, kamis (12/6/2014).
hal senada juga diungkapkan ketua dewan pendidikan kota malang, prof dr haris anwar.
“saya melihat ada sertifikat lomba ngaji tingkat kecamatan masuk, lomba tenis meja tingkat rt juga masuk, padahal semua persyaratannya sudah ada di website,” kata haris saat dihubungi surya, kamis (12/6/2014) siang.
tak hanya itu, beberapa sertikat penghargaan yang diserahkan siswa juga meragukan tim verifikasi prestasi siswa untuk ppdb online.
“misalnya ada sertifikat kejuaraan tingkat provinsi tapi kejuaraan tingkat kotanya tidak ada.
atau ada juga yang langsung mendapat kejuaraan tingkat nasional, tapi tak melalui provinsi dan kota,” katanya.
untuk kasus ini, haris mengaku masih memverifikasi kebenaran sertifikat tersebut bersama tim, termasuk menghubungi penyelenggara kejuaraan, serta siswa yang mendaftarkan sertifikat tersebut.
“kalau terbukti tidak benar tentu kami coret,” tegasnya.
haris mengatakan sertifikat prestasi yang diajukan para siswa seperti ini tak sesuai ketentuan, yakni sertifikat kejuaraan yang berjenjang.
ia menduga panitia penerima ppdb di dinas pendidikan (dindik) kota malang tak jeli menyeleksi berbagai sertifikat yang masuk, atau juga masyarakat belum memahami betul ketentuan didaftarkannya sebuah sertifikat.
“saat ini kamis masih menyeleksinya semua sertifikat yang masuk,” kata haris.
kepala dinas pendidikan (dindik) kota malang, zubaidah menambahkan sosialisasi pelaksanaan ppdb dilakukan melalui internet, dan melalui sekolah.
“informasi ppdb juga telah saya tempel di papan pengumuman kantor,” katanya.
karena itu, ia menampik kalau sosialisasi ppdb tahun ini dianggap kurang.
kendati demikian, zubaidah mengakui jika akan ada banyak sertifikat para siswa yang bakal tak digunakan dalam penilaian ppdb.
selain karena panitia ppdb online hanya mengakui satu sertifikat yang memiliki poin tertinggi, juga tak semua sertifikat bisa memenuhi persyaratan.
“tahun ini seleksinya insyaallah akan teliti, kan pemeriksanya tidak hanya satu orang.
tapi, tim,” jelasnya.
ia menambahkan seluruh hasil seleksi ini akan langsung dimasukkan dalam database ppdb online oleh panitia.
saat masa pendaftaran ppdb online dibuka pada 1 juli mendatang, zubaidah menjelaskan kalau para siswa cukup memilih rayon atau sekolah yang dipilih.
“nanti sistem (ppdb) yang langsung menyeleksi, apakah siswa tersebut lolos atau tidak di sekolah pilihan mereka,” tegasnya.
terkait#sertifikat, tingkat rt, pun diajukan
baca juga
ratusan hektare tanah wakaf pc nu gresik belum bersertifikat
tak cukup sertifikat guru profesional
komisi a inventarisir kasus tanah
82 bangunan sudah masuk sk cagar budaya
20 persen tanah pemkot belum disertifikatkan
penulis: adrianus adhi
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.