Halaman

Kamis, 26 Juni 2014

Sekolah Terancam Tutup Tetap Buka Pendaftaran Siswa Baru




Sekolah Terancam Tutup Tetap Buka Pendaftaran Siswa Baru
Sekolah Terancam Tutup Tetap Buka Pendaftaran Siswa Baru






surya online, surabaya - sekolah-sekolah swasta yang dilarang menerima siswa alias divonis  tutup,  tidak mau langsung menyerah tehadap kebijakan dinas pendidikan (dindik) surabaya.
bahkan, mereka beramai-ramai melawan kebijakan yang dinilai sepihak dan semena-mena itu.
sikap melawan itu mereka tunjukkan dengan tetap membuka pendaftaran atau penerimaan peserta didik baru (ppdb) tahun ajaran 2014/2015.
kepala sma jaya sakti, siswo raharjo, misalnya, menyatakan pihaknya tetap membuka pendaftaran siswa baru.
”kami maju terus , karena ini perjuangan untuk mendapatkan keadilan,” kata siswo, selasa (25/6/2014).
sudah ada beberapa orangtua murid yang  datang untuk mendaftarkan anaknya.
siswo tidak khawatir wali murid akan menarik kembali formulir pendaftaran.
pasalnya, sebelum membubuhi formulir, mereka sudah diberi penjelasan detail mengenai kondisi sekolah dan upaya untuk mendapatkan kembali piagam izin operasional.
”kami punya gedung sendiri, punya yayasan yang sanggup menjalankan sekolah ini.
guru-guru kami juga lengkap, tapi kenapa dilarang?” imbuhnya.
siswo mengakui bahwa kebijakan dindik tidak memperpanjang izin operasional sekolah akan berdampak pada sulitnya mencari siswa baru.
tapi, siswo mengaku tetap berusaha menjalankan roda sekolah yang berdiri sejak 1979 itu.
ia mengungkapkan bahwa perjuangannya telah masuk ke ranah hukum.
ia menggugat kebijakan dindik lewat pengadilan tata usaha negara (ptun).
“kami yakin, gugatan itu akan dikabulkan,” tegas siswo.
(ben/idl)



terkait#sekolah

berita terkait: puluhan sekolah dipaksa tutup



tangisi perjuangan guru dan bingung hadapi wali murid


ketua dewan pendidikan : mestinya dindik dahulukan pembinaan


dindik surabaya : beri waktu enam bulan untuk urus izin


seabrek persyaratan harus dipenuhi sekolah yang terancam tutup


izin operasional sekolah tak kunjung dikeluarkan dinas pendidikan






editor: titis jati permata

sumber: surya cetak






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.