Halaman

Minggu, 08 Juni 2014

PP Muhammadiyah Netral




PP Muhammadiyah Netral
PP Muhammadiyah Netral






surya online, gresik - ketua umum pimpinan pusat muhammadiyah, muhammad sirajuddin syamsuddin yang akrab dikenal din syamsuddin membebaskan kader dan pengurus muhammadiyah untuk memilih calon presiden dan calon wakil presiden (capres dan cawapres) tapi tidak boleh membawa-bawa nama muhammadiyah dalam dukungannya, sabtu (7/6/2014).

din syamsuddin kepada wartawan di gresik usai meresmikan gedung sd muhammadiyah 2 di perumahan pondok permata suci (pps) desa suci, kecamatan manyar, gresik mengatakan, dalam kaitan dukung mendukung capres dan cawapres muhammadiyah sudah sesuai dengan khitoh yang ditetapkan di muktamar makassar bahwa muhammadiyah tidak memiliki hubungan organisatoris dan tidak berafiliasi dengan partai politik (parpol) manapun capres dan cawapres.

"maka muhammadiyah tidak memasuki wilayah politik kekuasaan, seperti ikut terlibat akrif dalam demokrasi pemilihan legislatif dan eksekutif, presiden dan wakil presiden.
secara konstitusional," kata din.

din menambahkan, bahwa khittah (garis besar perjuangan) muhammadiyah diaktualisasikan dalam sikap netral dalam setiap pemilu, baik legislatif maupun eksekutif, presiden dan wakil preskiden.
dalam arti, netralitas itu tidak partisan, tidak ikut terlibat dalam perjuangan kepentingan politik.
"maka, muhammadiyah tidak berada pada posisi yang boleh mendukung pasangan capres dan cawapres tertentu," imbuhnya.

lebih tegas din mengatakan, bahwa tidak ada capres dan cawapres yang diusung oleh muhammadiyah.
"tidak ada satu pasangan capres dan cawapres yang bisa disebut sebagai calon resmi atau calon khusus dari muhammadiyah.
ini digaskan dalam sidang tanwir beberapa hari yang lalu," tegas din.

din syamsuddin selaku ketua mui ini memberikan kepada kadernya sebagai pemilih yang cerdas dengan menggunakan pertimbangan spiritual meminta pertimbangan hati.
"pemberian kebebasan ini mengandung arti muhammadiyah memberi penghargaan kepada kader, karena  kecerdasannya anggota untuk memilih.
ini bukan kegamangan politik tapi karena kematangan berpolitik," imbuhnya.

ketua mui ini mengatakan, tidak ada kader muhammadiyah yang ikut terlibat sebagai capres dan cawapres.
"semua dekat dengan muhammadiyah.
maka tidak relefan untuk mempersoalkan keagamaan, dalam arti keyakinan dari masing-masing calon," katanya.




terkait#pp muhammadiyah netral

penulis: sugiyono

editor: wahjoe harjanto






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.