surya online, blitar - pagelaran kesenian ketoprak yang digelar di balai desa suru, kecamatan doko, kab blitar, mendadak berubah jadi gempar, selasa (24/6/2014) malam sekitar pukul 22.
00 wib.
itu karena salah satu krunya, mendadak meninggal dunia di atas panggung.
adalah purwanto (55), pemukul kendang yang tak lain kepala sekolah (kasek) sdn kesamben 6, kab blitar.
saat diketahui, kondisi korban sudah tertunduk di atas kendang seperti orang tertidur.
"diduga kematian korban akibat terkena serangan jantung.
itu diperkuat dengan keterangan keluarganya, kalau korban punya riwayat darah tinggi dan penyakit jantung sehingga hanya diotopsi luar," kata akp sapto rahmadi, kapolsek doko, rabu (25/6/2014) siang.
malam itu rombongan ketoprak turonggo wahyu budoyo sedang pentas di balai desa suru, dalam rangka bersih desa setempat.
itu pentas mulai pukul 20.
00 wib, dengan ditonton ratusan warga.
di saat pertunjukkan lagi seru-serunya, mendadak para kru musik, gempar karena mengetahui korban tertunduk, dengan kepalanya tersandar di atas kendang.
ketika dibangunkan, ternyata korban sudah tak bergerak.
akibatnya, pertunjukkan itu dihentikan.
informasinya, sebelum pentas dimulai, korban yang asal desa pagergunung, kecamatan kesamben, kab blitar itu mengeluh kalau badannya kurang sehat, seperti sedang masuk angin.
namun, karena tak ada penggantinya, yang akan memukul kendang, korban memaksakan diri.
baca juga
seniman ketoprak dilecehkan di depan suami
penulis: imam taufiq
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.