surya online, surabaya - panitia pengawas pemilu (panwaslu) kabupaten jember berjanji mendalami laporan relawan pasangan pasangan calon presiden - wakil presiden joko widodo - jusuf kalla terkait beredarnya tabloid obor rakyat di jember.
ketua panwaslu jember dima akhyar mengaku telah menerima laporan dari relawan tersebut.
selain itu, panwascam gumukmas juga sudah menyerahkan laporan tentang beredarnya tabloid tersebut di kecamatan setempat.
"kalau untuk pelaporan memang kurang lengkap karena pelaku peredarannya tidak ada.
akan tetapi kami telah minta kepada panwascam gumukmas, juga panwascam di seluru kabupaten untuk melakukan pengawasan secara maksimal," ujar dima, rabu (11/6/2014).
pengawasan itu nantinya diharapkan bisa mengetahui siapa pelaku peredaran tabloid obor rakyat tersebut.
kalau nanti pelakunya tertangkap, imbuh dima, maka akan dilakukan penindakan.
berdasarkan informasi yang diterimanya, kata dima, tabloid tersebut dikirimkan melalui pos ke sejumlah pesantren di gumukmas.
hanya saja tidak dicantumkan pengirim dan alamatnya.
"jadi kami juga sulit melacaknya karena di situ tidak tertulis nama dan alamat pengirimnya," katanya.
seperti diberitakan, beredar tabloid obor rakyat edisi kedua yang isinya menjelekkan pasangan capres- cawapres joko widodo - jusuf kalla.
edisi kedua kali ini berjudul '1001 topeng pencitraan' dan bergambar lima wajah jokowi dengan ekspresi yang berbeda.
sedangkan di edisi pertama sebelumnya, berjudul 'capres boneka' dan bergambar jokowi mencium tangan megawati sukarnoputri, ketua dpp pdi-perjuangan.
baca juga
relawan jokowi - jk lapor panwaslu
penulis: sri wahyunik
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.