surya online, surabaya - manajemen group accor mulai selasa (10/6/2014) mengambil alih pengoperasian hotel meritus jl basuki rahmad surabaya.
brand pun berganti menjadi hotel pullman surabaya city centre.
gerald guillouet, chief operating officer, accor malaysia, indonesia and singapore, mengungkapkan pullman surabaya ini menjadi pullman keempat di indonesia.
"menjadi tanda sebagai tonggak sejarah kesuksesan accor di indonesia," jelas gerald.
pullman sendiri merupakan jaringan manajemen hotel group accor untuk kelas upscale atau hotel kelas atas atau hotel bintang lima.
dengan tergabungnya pullman surabaya city center, jumlah hotel di indonesia, malaysia, dan singapura yang dimanage by accor mencapai 80 unit untuk semua skala.
menurut gerald, hampir tiap hari ada hotel yang pengelolaannya dilakukan oleh accord.
apakah hotel yang sudah berdiri maupun hotel yang baru proses pembangunan.
"hingga akhir tahun 2014, kami targetkan bisa sampai 100 hotel di tiga negara ini," lanjutnya.
selain di surabaya, hotel pullman juga ada di jakarta, surakarta, dan bali.
selain nama pullman, khusus di surabaya, group accor telah memiliki hotel untuk kelas bintang empat dan tiga.
di antaranya hotel novotel surabaya, grand mercure mirama hotel, ibis basuki rahmad, ibis rajawali, dan hotel ibis budget di terminal 1 bandara juanda.
terkait hotel pullman surabaya city center yang sebelumnya adalah hotel meritus, gerald menyebutkan hotel ini sudah memiliki standar sesuai dengan standar pullman.
sehingga kedepannya, mereka belum akan melakukan renovasi ataupun perubahan secara khusus.
"ada perbaikan kecil-kecil, tapi tidak banyak.
sudah sesuai," ungkapnya.
group accor telah berinvestasi sekitar 90.
000 hingga 120.
000 dolar as.
investasi itu untuk bangunan, tanpa nilai tanah.
karena nilai tanah di beberapa kota dan negara memiliki berbedaan yang sangat besar.
okupansi rata-rata hotel di bawah group accor di indonesia sudah di atas 80 persen.
terutama hotel bisnis.
sementara bila masa low sesion, hanya berkisar antara 60 sampai 75 persen.
"di indonesia, mayoritas adalah hotel bisnis.
sehingga hari senin, selasa, rabu, kamis, hotel akan penuh.
tapi jumat sabtu menurun dan diisi wisata, dan hari minggu, kurang.
kecuali di bali, jogjakarta, dan jakarta," lanjut gerald.
rebranding hotel meritus menjadi pullman dihadiri nia niscaya, direktur promosi pariwisata luar negeri, kementerian pariwisata dan industri kreatif (kemenparekraf).
dia menyatakan hotel merupakan bagian dari pengembangan promosi wisata.
"jadi dengan adanya hotel bintang lima baru di wilayah jatim, paling tidak bisa memberi tambahan dan pilihan bagi wisatawan untuk tujuan wisata di sini.
bisa menjadi nilai tambah dalam promosi wisata keluar negeri," tuturnya.
baca juga
asuransi ternak sapi dipasarkan
ramadan tahun ini, telkomsel tambah 150 bts baru
rupiah melemah sebesar 19 poin
dwi soetjipto raih "the best ceo 2014"
ihsg pembukaan menguat 8,62 poin
penulis: sri handi lestari
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.