surya online, banyuwangi - program bank sampah, pengolahan sampah, serta membangun banyak ruang terbuka hijau (rth) mengantar kabupaten banyuwangi kembali meraih piala adipura 2014 untuk kategori kota sedang.
piala untuk kota yang memiliki tingkat kebersihan lingkungan dan pengelolaan lingkungan yang baik ini diserahkan oleh wapres boediono kepada bupati banyuwangi abdullah azwar anas di jakarta, kamis (5/6/2014).
tahun lalu, banyuwangi juga mendapat piala adipura.
dan pada 2012 mendapat sertifikat adipura.
anas mengatakan, prestasi ini terasa istimewa karena banyuwangi pernah dinobatkan sebagai daerah terkotor kedua se-jatim pada 2010.
"setelah sempat mendapat predikat sebagai kota terkotor pada 2010, banyuwangi terus berbenah, hingga mendapat sertifikat adipura pada 2012, lalu meningkat menjadi penghargaan adipura 2013 dan tahun ini kembali mendapat penghargaan serupa," ujar anas.
sebelum meraih adipura berturut-turut sejak 2013, banyuwangi kali terakhir mendapat adipura pada 1996.
anas mengatakan, sejak tiga tahun terakhir, pemerintah kabupaten banyuwangi terus membangun dan memfungsikan ruang-ruang terbuka hijau (rth) yang dulu kotor untuk menjadi ruang publik yang bersih.
selain itu, program bank sampah di setiap kelurahan juga terus digiatkan.
"sekarang ada 10 rth sebagai ruang publik.
ada taman blambangan, taman sayu wiwit, taman sri tanjung dan lain-lain.
bertahap kami bangun di semua kecamatan," ujarnya.
baca juga
adipura kencana dipastikan lagi untuk lamongan
penulis: wahyu nurdiyanto
editor: satwika rumeksa
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.