Halaman

Kamis, 05 Juni 2014

Lima Penyidik Siap Percepat Penyelidikan Pengadaan Buku Rp7,3 Miliar




Lima Penyidik Siap Percepat Penyelidikan Pengadaan Buku Rp7,3 Miliar
Lima Penyidik Siap Percepat Penyelidikan Pengadaan Buku Rp7,3 Miliar






surya online, madiun - sebanyak lima tim penyidik gabungan dari penyidik pidana khusus (pidsus) dan intelijen kejaksaan negeri (kejari) mejayan, siap mempercepat proses penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan buku perpustaan sd se kabupaten madiun tahun 2012 dengan nilai rp 7,3 miliar.
tim penyidik kejari mejayan menduga ada proses kongkalikong dalam pengadaan buku penunjang perpustakaan sd itu, meski selama ini dinas pendidikan dan kebudayaan pemkab madiun berkoar-koar semua pengadaan yang dilaksanakan di dinas yang berkantor di jl raya surabaya - madiun, desa nglames, kecamatan madiun ini, dilaksanakan secara transparan dan prosedural.
"tim sudah menyusun rencana dan strategi pemeriksaan, untuk mengungkap lebih dalam mengenai kasus (pengadaan) buku itu," terang kepala seksi (kasi) pidana khusus (pidsus) kejari mejayan, i putu sugiawan kepada surya, kamis (5/6/2014).
kendati tim, hanya terdiri dari 5 penyidik dari pidsus dan intelijen kejari mejayan, putu memastikan tim itu akan bekerja efektif dengan pembagian tugas yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan penyidikan.

diantaranya ada anggota tim yang menelusuri awal mula kasus pengadaan buku ini, ada yang bertugas memanggil dan memeriksa para pejabat dari dinas pendidikan dan kebudayaan pemkab madiun, serta menduga siapa saja yang terlibat dalam perkara pengadaan buku ini.
"kemarin yang sudah dimintai keterangan sebagai saksi para pejabat dinas pendidikan.
rencana kami bakal memanggil rekanan penyedia buku (pemenang) lelang itu," pungkasnya.
sebelumnya, mulai pertengahan tahun 2013 tim penyidik kejari mejayan mulai mengendus pengadaan buku di dinas pendidikan dan kebudayaan pemkab madiun yang diduga syarat permainan dan pengkondisian itu.
selain itu, penyidik mengendus ada dugan mark up sejumlah item dalam pengadaan buku itu.
saat ini penyidik selain mendapatkan laporan resmi juga dikuatkan dengan data hasil temuan badan pemeriksa keuangan (bpk) ri.
selain dilaporkan ke kejari mejayan, kasus ini juga dilaporkan ke kejaksaan agung (kejagung) ri.
diberitakan sebelumnya, tim penyidik kejari mejayan bakal memproses lebih cepat penyelidikan 3 kasus dugaan korupsi di 3 satuan kerja perangkat daerah (skpd) di lingkungan pemkab madiun berdasarkan kelengkapan data dan alat bukti yang ada.
ketiga kasus yang dibidik tim penyidik kejari mejayan itu adalah pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) senilai rp 4,5 miliar tahun 2011 yang dilaksanakan dinas kesehatan (dinkes) untuk rsud dolopo, pengadaan buku untuk perpustakaan sekolah dasar (sd) se kabupaten madiun rp 7,3 miliar tahun 2012 yang dilaksanakan dinas pendidikan dan kebudayaan pemkab madiun, serta program pembangunan infrastruktur pedesaan (ppip) tahun 2013 yang se kabupaten madiun dengan jumlah desa penerima ada 74 desa dengan nilai masing-masing bantuan rp 250 juta per desa yang dilaksanakan dinas pekerjaan umum (pu) bina marga dan cipta karya (bmck) pemkab madiun.




terkait#kejari mejayan, korupsi buku sd

penulis: sudarmawan

editor: heru pramono






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.