| Kemana Lagi Siswa Koboi Akan Berlabuh |
surya online, surabaya - sedari awal menjadi pendidik, mbah jo mengaku tidak pernah memilih-milih siswa.
apapun status dan kondisi siswa itu diterimanya dengan senang hati.
kamus pendidikan yang dipegang mbah jo mengatakan, semua anak punya potensi dan bisa dididik menjadi orang baik.
semangat itulah diterapkan di sma jaya sakti.
contoh yang paling terlihat, sekolah ini tidak pernah menolak siswanya yang berstatus buangan dari sekolah lain.
sekolah tempat asalnya biasa menyebut mereka ini anak-anak nakal, anak-anak bermasalah, dan sudah tidak bisa dibina lagi.
kalangan pelajar biasa menyebut mereka koboi sekolah.
”bagi kami, esensinya mereka adalah anak indonesia yang berhak atas pendidikan.
nakal itu tidak ada ukurannya.
tergantung bagaimana kita membina mereka,” katanya.
menerima siswa buangan, bagi soedjo sama halnya memberikan harapan dan kesempatan.
toh, sudah banyak alumni sukses yang lahir dari sentuhannya.
padahal, mereka yang saat ini sukses, dulunya adalah murid buangan.
”ada murid saya yang dibuang dari sekolah negeri.
katanya nakal.
setelah dibina di sini, alhamdulillah dia bisa lulus.
dia lantas kuliah dan sekarang menyandang gelar sarjana hukum.
mendegar itu, saya bangga dan terharu.
bahagia sekali,” kenangnya.
dia tidak menampik banyak tudingan miring yang dialamatkan ke sekolahnya.
terlebih setelah mencuat berita 21 siswa sma jaya sakti terancam gagal mengikuti unas.
namun, tudingan itu tidak pernah digubrisnya.
soedjo meminta kepada para guru agar tetap fokus mengabdi dan mengajar.
menjadi guru adalah pengabdian.
terlebih guru sekolah swasta.
meski puluhan tahun mengajar, gaji guru sekolah swasta tidak akan lebih baik dari pegawai negeri.
”guru di sini hanya dibayar rp 250.
000.
kalau bukan pengabdian, lalu apa?” ujarnya.
dia masih berharap, sma jaya sakti bisa tetap hidup.
pasalnya, ada banyak sejarah di sekolah itu.
dia tidak ingin, sekolah swasta yang dulunya menjadi tumpuan harapan pemerintah malah lenyap satu persatu.
"kalau kami tutup, lalu kemana lagi mereka (anak-anak koboi nakal) itu mendapatkan sekolah yang mau menampung," katanya lirih.
(idl)
terkait#sekolah
berita terkait: puluhan sekolah dipaksa tutup
soedjo pertahankan sma jaya sakti agar tak ditutup
dindik surabaya beri solusi ambigu
"izin amdal dan lalin, kok seperti membangun hotel atau tempat hiburan"
gedung dipermasalahkan, sekolah ini pilih gugat ke ptun
sekolah terancam tutup tetap buka pendaftaran siswa baru
editor: titis jati permata
sumber: surya cetak
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.