surya online, surabaya - kewajiban kampus untuk memasukkan unsur pendidikan kewirausahaan ditindaklanjuti dengan upaya mencari pola pendidikan kewirausahaan yang sesuai.
salah satu upaya dijalankan melalui roundtable entrepreneur educator (ree 2014) di fakultas ekonomi dan bisnis universitas airlangga (ua), selasa (24/6/2014).
ree 2014 dilangsungkan dengan dua agenda kegiataan utama, yakni semiloka pendidikan kewirausahaan dan kompetisi kewirausahaan mahasiswa yang diikuti 74 dosen dari 21 kampus pts dan ptn nasional.
ketua panitia ree 2014, t aria auliandri menyatakan, ree kali ini merupakan penyelenggaraan kedua yang diselenggarakan departemen manajemen feb universitas airlangga dan prasetya mulya business school, menghadirkan pembicara dari dikti, ua, prsetya mulya dan bank mandiri.
aria menyebut selama ini belum ada panduan resmi kurikulum entrepreneur di kampus meski sudah menjadi kurikulum wajib.
ree yang diagendakan sebagai kegiatan tahunan diharapkan bisa menjadi lokomotif pendidikan kewirausahaan yang lebih baik.
"di sini kami saling bertukar wawasan entrepreneur di kampus masing-masing.
dikti memberi masukan dari sisi formal, sedangkan pembicara dari bank mandiri yang diketahui punya wadah wirausaha muda memberi gambaran hal-hal apa yang diperlukan," terang aria di sela acara ree 2014 yang ditutup selasa (24/6/2014) sore.
terkait#kampus, kuatkan, konsep, kuliah entrepreneur
baca juga
gedung teknik industri itb terbakar, 16 ruangan ludes
ugm emoh disebut kampus mahal
pt kuatkan vonis angie
uin maliki terima tiga mahasiswa asal vatikan
itats raih predikat kampus unggulan
penulis: dyan rekohadi
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.