| Jelang Ramadhan, Harga Daging Ayam Melonjak Rp6.000 Per Kilogram |
surya online, madiun - sepekan menjelang memasuki bulan suci ramadhan, sejumlah kebutuhan rumah tangga mulai merangkak naik.
kenaikan paling mencolok terjadi pada harga daging ayam potong.
kenaikan harga daging ayam ini mencapai rp 6.
000 per kilogram.
kondisi itu, seperti terjadi di pasar besar ngawi.
di pasar terbesar di kabupaten ngawi ini, harga daging ayam yang akhir pekan lalu hanya seharga rp 25.
000 sampai rp 27.
000 per kilogram, kini naik menjadi rp 31.
000 per kilogram.
kondisi ini, membuat omset penjualan daging ayam di kalangan pedagang menurun sekitar 25 persen dibanding hari sebelumnya.
hal ini, dipicu kalangan konsumen akan berpikir dua kali untuk mengkonsumsi daging ayam itu.
salah seorang pedagang daging ayam potong di pasar besar ngawi, ny sri wahyuni mengatakan sejak sepekan lalu harga daging ayam mengalami kenaikan cukup signifikan.
menurutnya, kenaikan harga daging ayam ini, tidak seperti tahun sebelum-sebelumnya yang hanya naik antara rp 1.
000 sampai rp 2.
500 per kilogram.
"kali ini kenaikanya cukup tingggi, kalau pekan kemarin hanya rp 25.
000 per kilogram, sekarang sudah naik menjadi rp 31.
000 per kilogram," terangnya kepada surya, kamis (19/6).
lebih jauh, sri wahyuni menguraikan dampak kenaikan harga daging ayam yang semakin tak terbendung ini, membuat turunya omset penjualan para pedagang ayam potong.
saat harga masih berkisar rp 25.
000 sampai rp 27.
000 per kilogram, dirinya mampu menjual sekitar 60 kilogram daging ayam per hari.
akan tetapi, kini mengalami penurunan cukup drastis.
"sekarang sehari penuh hanya bisa menjual 35 sampai 45 kilogram.
karena harga naik tinggi konsumen akan membeli daging pas-pasan," imbuhnya.
kenaikan harga daging ayam itu, kata sri bukan hanya disebabkan menjelang memasuki bulan suci ramadhan.
akan tetapi, juga dipengaruhi kenaikan harga daging ayam dari para peternak yang sudah mematok harga penjualan mereka yakni rp 21.
000 per kilogram.
"kondisinya, kalau dari peternak sudah dinaikkan, maka dikalangan tengkulak dan kami penjual akan naik.
itu sudah hukum alam," paparnya.
kendati harga daging ayam mengalami peningkatan drastis, akan tetapi kondisi ini tidak berpengaruh pada harga daging sapi di pasaran.
saat ini harga daging sapi masih stabil sesuai dengan harga pasaran di sejumlah pasar tradisional.
"harga daging sapi masih stabil, bergantung kualitasnya," ucap ny sulastri pedagang daging sapi pasar besar ngawi.
sulastri merinci harga daging sapi kualitas super (a) dihargai rp 95.
000 per kilogram.
sedangkan kualitas baik (b) masih seharga rp 90.
000 per kilogram.
"sekarang masih diharga itu.
kami harap kalau ada kenaikan menjelang ramadhan karena tingginya permintaan, kenaikannya tidak terlalu mencolok agar tidak memberatkan konsumen," pungkasnya.
terkait#harga daging ayam, naik
baca juga
rhoma klaim elektabilitas pencapresannya naik
tuban tetapkan kenaikan tarif angkot 20 persen
34 polisi gagal naik pangkat
sub divre diminta gelar operasi pasar
stok aman meski harga naik
penulis: sudarmawan
editor: heru pramono
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.