Halaman

Kamis, 19 Juni 2014

Dolly Empat Kali Lebih Besar Dari Patpong Thailand




Dolly Empat Kali Lebih Besar Dari Patpong Thailand
Dolly Empat Kali Lebih Besar Dari Patpong Thailand






surya online, surabaya - cerita sedikit berbeda terlontar dari mulut michel maas, jurnalis asal kantor berita nos news belanda.
michel mengaku sudah tiga kali datang ke dolly untuk meliput.
dua tahun belakangan dia terus memantau perkembangan isu penutupan di dolly dan jarak.
menurutnya, kawasan lokalisasi itu benar-benar lebih besar dari patpong di thailand.
michel yang sudah malang melintang meliput di negara asia tenggara menyebut lokalisasi di kecamatan sawahan itu empat kali lebih besar dari patpong.
“ada empat patpong dijadikan satu, ya itulah dolly,” katanya seraya mengerutkan dahi.
perbedaan lain, praktik prostitusi di thailand tidak terlokalisir.
dia mengaku sering mendapatkan tawaran kencan singkat setiap kali blusukan di kawasan perkampungan thailand.
kompleks prostitusi di thailand juga diakui dan dianggap sebagai kawasan wisata.
lokalisasi redline di amsterdam belanda juga sama.
pemerintah di negeri kincir angin itu melegalkan lokalisasi, meskipun dengan seabrek aturan dan jerat pajak.
“red light area-nya di pusat kota dan area bisnis.
jauh dari peemukiman warga.
coba lihat di dolly.
lokalisasi ini menyatu dengan pemukiman.
ini unik sekali,” kata michel.
michel menyaksikan sendiri bagaimana warga sekitar berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan kehidupan lokalisasi.
di luar isu penutupan, mereka bisa hidup berdampingan dan saling menguntungkan.
ketiganya sepakat dolly dan jarak memiliki keunikan dan magnet yang kuat untuk dijadikan sebuah berita.
jadi, tidak mengherankan, para jurnalis asing ini berani membayar mahal para psk yang mau diwawancarai secara ekslusif.
(idl)



terkait#dolly

berita terkait: liputan khusus babak akhir dolly



jurnalis amerika bilang dolly memang wow


pendukung penutupan dolly pilih lakukan tablig


penentang berdemo, blokir akses jalan ke dolly


107 psk baca deklarasi penutupan dolly


keluarga dolly : rasa sakit hati itu dibawa hingga mati






editor: titis jati permata

sumber: surya cetak






tweet

Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.