| Disnaker Jatim : Ada Kesalahan Prosedur Perekrutan Tenaga Kerja |
surya online, samarinda – kepala dinas tenaga kerja, transmigrasi dan kependudukan provinsi jawa timur edi purwinarto mengaku tidak mengetahui secara pasti jumlah warga jatim yang bekerja di proyek pembangunan ruko cendrawasih permai yang roboh di samarinda, senin (2/6/2014) lalu.
"justru kami datang (ke samarinda) untuk mengetahui berapa warga jatim yang bekerja di proyek ruko itu.
berdasarkan data yang kami peroleh, terdapat 129 warga jatim yang bekerja pada proyek itu, namun saat kejadian 85 orang berada di bangunan itu," ujar edi purwinarto saat mengunjungi korban ambruknya ruko yang selamat di samarinda, kamis (5/6/2014).
tidak adanya data jumlah warga yang bekerja pada proyek pembangunan ruko itu, menurut edi, karena ada pelanggaran prosedur yang dilakukan pt firma abadi, selaku kontraktor pelaksana pembangunan ruko.
menurut edi purwinarto, perekrutan tenaga kerja antar provinsi itu harus melalui prosedur yakni melaporkan ke pihak disnaker daerah asal dan daerah tujuan dari pekerja.
"berdasarkan keterangan sejumlah pekerja asal jawa timur yang saya temui, mereka mengaku datang kesini atas ajakan dan inisiatif keluarga.
inilah yang menjadi masalah sehingga tidak diketahui secara pasti jumlah warga jawa timur yang direkrut sebab tidak dilaporkan ke disnaker," ungkap edi purwinarto.
terkait sanksi kepada perusahaan yangmerekrut tenaga kerja itu, dinas tenaga kerja, transmigrasi dan kependudukan provinsi jawa timur, menyerahklan sepenuhnya ke disnaker kota samarinda.
"memang ada kesalahan prosedur perekrutan tenaga kerja itu namun karena lokasinya di samarinda, maka kami serahkan sepenuhnya ke disnaker disini," ujar edi purwinarto.
(ant)
terkait#rumah toko
berita terkait: ruko tiga lantai roboh
tujuh warga ponorogo tertimpa reruntuhan ruko di samarinda
kontraktor ruko yang roboh di samarinda berasal dari surabaya
korban tewas ruko tiga lantai yang roboh bertambah jadi lima orang
ruko ambruk empat tewas, tujuh saksi diperiksa
14 pekerja diduga masih tertimbun di bawah ruko yang roboh
editor: titis jati permata
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.