surya online, gresik - satuan polisi pamong praja (satpol pp) kabupaten gresik menangkap 15 pramusaji dari samaleak, desa banyuurip, kecamatan kedamean, kabupaten gresik.
mereka diduga pelarian dari lokalisasi terbesar se asia, dolly, surabaya, rabu (25/6/2014).
belasan pramusaji ini ditertibkan satpol pp disiang hari karena waktu transaksi seksual juga dilakukan siang hari.
"dari analisa beberapa hari ini, transaksi seks sual dilakukan siang hari, khususnya di jam-jam istirahat siang dan pelanggan sopir-sopir truk yang singgah di samaleak," kata kepala seksi pembinaan umum, satpol pp gresik, agung endro.
lebih jelas agung menambahkan, para pramusaji yang ditangkap ini rata-rata masih berusia 25 tahun sampai 36 tahun.
"kebanyakan mereka dari kabupaten mojokerto," imbuhnya.
setelah ditangkap, pramusaji warung kopi plus-plus ini akan dilakukan tes kesehatan oleh dinas kesehatan dan dinas sosial kabupaten gresik.
pemeriksaan kesehatan ini untuk mendeksi penyakit yang mudah menular yaitu hiv/aids.
"kita selalu siaga disiang hari karena melanggarperda nomor 25 tahun 2004 tentang penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum," kata agung.
belasan pramusaji ini akan dibuatkan berita acara pemeriksaan (bap) pada malam ini.
sehingga bisa diketahui asal-usul dan tujuan para pramusaji plus-plus berjualan di samaleak.
"kita menunggu hasil bap, baru bisa menentukan asal-usul pramusaji ini.
jika benar-benar pekerja seks komersil ya dikirim ke panti rehabilitasi.
jika tidak ya diberi pembinaan baru dipulangkan.
apa benar pelarian dari dolly kita menunggu bap besok," kata munir, kabid rehab sosial pada dinas sosial kabupaten gresik.
dari salah satu pramusasi yang terjaring razia satpol pp kabupaten gresik mengatakan bahwa benar-benar bekerja di warung samaleak karena untuk membayar sekolah anak.
"ktp saya hilang, mungkin saat mendaftarkan anak sekolah kemarin.
saya baru bekerja jaga warung," kata perempuan paruh baya yang mengaku dari benowo, surabaya.
baca juga
proyek rs ibnu sina rp 90 miliar dimulai
awasi pilpres, kp3 akan pelototi kpu-bawaslu
sam abede launching buku rumpun melayu
ada psk dolly kembalikan uang kompensasi
polisi bagi selebaran di dolly lewat helikopter
penulis: sugiyono
editor: parmin
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.