| Bupati Biak Numfor Ditahan KPK |
surya online, jakarta - komisi pemberantasan korupsi (kpk) menahan tersangka kasus dugaan korupsi proyek penanggulangan bencana pada kementerian pembangunan daerah tertinggal, bupati biak numfor, papua, yesaya sombuk di rumah tahanan guntur, jakarta selatan, selasa (17/6/2014) malam.
yesaya terlihat keluar gedung kpk, dengan mengenakan rompi tahanan kpk sekitar pukul 21.
30 wib seusai diperiksa penyidik.
yesaya bungkam ketika dicecar para pewarta terkait kasusnya.
ia langsung memasuki mobil tahanan kpk.
selang beberapa menit, tersangka lainnya yaitu pengusaha konstruksi teddi renyut, juga keluar gedung kpk mengenakan rompi tahanan kpk berwarna oranye.
teddi pun bungkam.
ia berjalan sambil menunduk dan menutup wajahnya dengan tangan.
adapun, teddi ditahan di rumah tahanan (rutan) kpk kuningan, jakarta.
dalam kasus ini, teddi diduga memberikan uang sebesar 100 ribu dollar singapura atau sekitar rp 943,7 juta (kurs rp 9.
437), kepada yesaya.
uang tersebut, diduga diberikan kepada yesaya agar perusahaan teddi memenangkan proyek penanggulangan bencana berupa pembangunan tanggul laut yang anggarannya dialokasikan kementerian pdt.
padahal, proyek tersebut sesungguhnya belum ada.
penetapan yesaya dan teddi sebagai tersangka, berawal dari operasi tangkap tangan kpk di hotel acacia jakarta pada senin (16/6/2014) malam.
dalam operasi tersebut, kpk mengamankan yesaya, teddi, kepala dinas penanggulangan bencana kabupaten biak berinisial y, sopir, dan seorang ajudan.
selain yesaya dan teddi, kpk membebaskan empat orang lainnya yang sempat diamankan tersebut.
terkait#kpk, korupsi, kementrian pdt
baca juga
disuap rp 943 juta, bupati biak resmi tersangka
penulis: adi agus santoso
editor: adi agus santoso
sumber: kompas.
com
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.