surya online, surabaya - rekrutmen bintara polri 2014 sudah selesai.
para peserta yang lolos juga sudah menjalani pendidikan sejak seminggu belakangan ini.
namun masih ada saja pihak yang tidak bertanggung jawab mencari keuntungan dari peserta yang tidak lolos.
yakni, menyebarkan sms yang berisi tentang pemberitahuan adanya penambahan kuota untuk bintara rekrutmen polda jatim.
ujung-ujungnya, calon korban diminta sejumlah uang.
padahal, tidak ada rekrutmen kuota tambahan.
ada beberapa modus dalam penipuan ini.
beberapa waktu lalu, beredar sms yang mengabarkan bahwa ada revisi yang dilakukan oleh polri, sehingga peserta yang tidak lulus, berkesempatan untuk masuk lagi.
tentunya, si pelaku penipuan meminta sejumlah uang.
modus yang terbaru, pelaku menyebarkan sms ke para peserta tidak lolos bahwa ada beberapa bintara yang mengundurkan diri.
sehingga diperlukan pengganti.
dan penggantinya itu bakal diambil dari calon yang tidak lolos pada seleksi lalu.
dalam sms itu, pelaku mengaku sebagai seorang anggota polisi berpangkat aiptu.
kepada korban, dia meminta supaya segera menghubungi kombes pol rachmat mulyana, karo sdm polda jatim selaku ketua panitia rekrutmen brigadir wilayah jawa timur.
lagi-lagi, semua itu tidak benar.
hanya modus yang dipakai oleh pelaku penipuan untuk meraup uang.
sejumlah aksi penipuan ini ternyata telah tercium polda jatim.
kombes pol rachmat mulyana mengaku, sudah mendapat laporan terkait aksi penipuan tersebut.
dan pihaknya menegaskan, semua itu tidak benar.
hanya penipuan.
"jangan percaya dengan informasi seperti itu.
itu penipuan.
dan kalau menerima sms gelap seperti itu, langsung konfirmasikan ke polda jatim," kata rachmat mulyana, sabtu(7/6/2014).
nama si anggota berpangkat aiptu seperti yang dilaporkan beberapa korban, sudah dicek.
dan ternyata, tidak ada nama tersebut di lingkungan biro sdm polda jatim.
jelas, ini akal-akalan pelaku penipuan.
selain terus mengimbau masyarakat, khususnya pendaftar brigadir yang tidal lolos, polda jatim juga sudah menerjunkan tim untuk melacak dan mengusut siapa pelaku penipuan ini.
biro sdm sudah berkoordinasi dengan propam, ditreskrimum dan unit cyber crime polda jatim untuk melakukan penelusuran terhadap nomor handphone yang digunakan oleh penyebar sms penipuan tersebut.
"kami juga berusaha mengungkapnya.
tim gabungan sudah diterjunkan untuk melacak sindikat penipuan yang meresahkan ini,” sambung alumni akpol 1988 ini.
menurutnya, seluruh proses penerimaan brigadir polri 2014 sudah dilakukan secara transparan.
saat ini, semua peserta yang dinyatakan diterima sudah menjalani pendidikan.
dari total 27.
000 orang pendaftar, yang lolos 378 pendaftar pria dan 857 pendaftar perempuan.
para bintara hasil seleksi juga sudah masuk ke spn masing-masing untuk menjalani pendidikan, ada yang di jawa timur, ada pula yang menjalani pendidikan di luar jawa.
terkait#awas, penipuan, penambahan, kuota bintara
baca juga
polda bali perketat pengawasan pascahilangnya dinamit
jalur kawasan banjir protes, nilai tinggi tak diterima
sekolah kawasan menyisakan bangku kosong
wabub situbondo minta mahasiswa awasi penyaluran blsm
pemkot surabaya awasi kontraktor nakal
penulis: m taufik
editor: wahjoe harjanto
tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.